Berita

Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat Daya, Alfons Kambu/Ist

Politik

Ketua MRP Papua Barat Daya Imbau Warga Jaga Keamanan Pilkada

SENIN, 25 NOVEMBER 2024 | 20:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keamanan pelaksanaan hari h pemilihan kepala daerah (Pilkada), diharapkan Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat Daya, Alfons Kambu, bisa dijaga oleh seluruh warga di sana.

Alfons mengatakan, sejumlah persoalan yang muncul pada tahapan-tahapan pilkada sebelumnya, tidak seharusnya menjadi alasan warga Bumi Cendrawasih untuk menjadi golongan putih (golput).

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Papua Barat Daya wajib menggunakan hak demokrasi, menyalurkan suara pada pilihanmu pada TPS dimana ada namamu di tanggal 27 November 2024," ujar Alfons.


"Jangan Golput karena suara mu akan menentukan pembangunan 5 (lima) tahun ke depan," sambungnya menegaskan.

Dia menuturkan, keamanan hari h pencoblosan di Papua Barat Daya tidak bisa diserahkan hanya kepada aparat keamanan, tetapi juga dibutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

"Masing-masing mengendalikan keamanan, jangan terprovokasi dengan isu-isu dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Keamanan tercipta dari pribadi, keluarga, lingkungan, dan wilayah pemerintahan masing-masing," tuturnya.

Di samping itu, Alfons juga mendorong pemerintahan Papua Barat Daya, dan juga penyelenggara pemilu baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), agar memberikan sosialisasi tentang keamanan dengan baik.

"Sehingga jangan mudah terprovokasi atau jangan ada kecurigaan-kecurigaan yang tidak bertanggung jawab," ucapnya.

"Mari kita kerjasama mendukung pesta demokrasi dengan baik dan mari kita mengawal surat suara kita secara berjenjang dari TPS ke PPD dan ke KPU," demikian Alfons menambahkan.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya