Berita

Ketua Masyarakat Sepak Bola Indonesia Sarman El Hakim (Dok. Pribadi)

Olahraga

Indonesia Gagal Tuan Rumah Piala Dunia 2034, Dosa Erick Thohir?

SENIN, 25 NOVEMBER 2024 | 16:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Di tengah ramai pemberitaan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, kritik tajam dilontarkan pemerhati bola kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir terkait penyelenggaraan Piala Dunia 2034.

Ketua Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI) Sarman El Hakim mengungkap, harapan agar Indonesia bisa menjadi host FIFA World Cup 2034 muncul tahun 2017 ditandai pernyataan Presiden Jokowi yang setuju Indonesia menjadi calon host.

Dan sebagai bentuk dari keseriusan, Presiden Jokowi saat itu menghadirkan FILANESIA Bersama PSSI sebagai filosofis sepak bola tanah air.


FILANESIA berarti kekuatan yang berasal dari pulau-pulau yang tersebar dan dari pulau-pulau tersebar ini menghasilkan pemain sepak bola berkarakter tangguh.

"Selain membuat FILANESIA, Presiden Jokowi juga mengeluarkan Inpres No 3 tahun 2019. Dan isi Inpres tersebut adalah pembangunan percepatan sepak bola nasional untuk menghadapi Indonesia sebagai host pada ajang Piala Dunia tahun 2034," katanya kepada RMOL di Jakarta, Senin 25 November 2024.

Namun sayangnya, kata Sarman, keseriusan Presiden Jokowi tidak dijalankan oleh Erick Thohir sebagai ketua umum PSSI yang baru hasil kongres luar biasa yang dilaksanakan pasca tragedi Kanjuruan. Indonesia melalui PSSI batal mengajukan diri sebagai tuan rumah ketika bidding World Cup ditutup pada Kamis 18 Oktober 2023. 
.
"Ada apa dengan PSSI, dan ada apa dengan Erick Thohir karena dengan seenaknya saja ujug-ujug memberikan dukungan ke Arab Saudi sebagai calon tuan rumah Piala Dunia 2034 padahal FIFA sangat mendukung Indonesia," kata Sarman El Hakim.

Sarman menjelaskan harusnya Erick Thohir yang juga Menteri BUMN mengupayakan dukungan FIFA tersebut dengan mendaftarkan Indonesia sebagai calon host. FIFA sendiri, katanya, lebih mendukung Indonesia karena masalah cuaca sehingga waktu penyelenggaraan Piala Dunia 2034 akan sesuai dengan agenda FIFA sejak tahun 1930 atau saat pertama kali Piala Dunia digelar.

"Sementara jika di Arab Saudi maka Piala Dunia digelar bulan Juni-Juli di mana cuaca sangat panas. Dan ketika digeser ke November-Desember maka akan bersamaan dengan bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri," demikian kata Sarman El Hakim.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya