Berita

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah saat diperiksa KPK kasus korupsi ekspor benur pada 2021 lalu/RMOL

Hukum

Terjaring OTT KPK, Gubernur Bengkulu Rohidin Punya Harta Rp4,1 Miliar

MINGGU, 24 NOVEMBER 2024 | 12:03 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah yang turut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tercatat punya harta sebesar Rp4,1 miliar.

Rohidin yang juga calon gubernur (Cagub) Bengkulu pada Pilkada 2024 ini menjadi salah satu pihak yang terjaring OTT KPK pada Sabtu, 23 November 2024.

Selain Rohidin, KPK juga meringkus enam orang lainnya. Mereka pun akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan pada siang ini, Minggu, 24 November 2024.


Lalu, berapa harta kekayaan Cagub Bengkulu petahana tersebut? Berdasarkan penelusuran di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Rohidin terakhir menyerahkan LHKPN periode 2023 dengan nilai harta kekayaan sebesar Rp4,1 miliar.

Politisi Partai Golkar itu tercatat memiliki harta berupa tanah dan bangunan sebanyak 5 bidang di Kota Bengkulu, dan Kota Bengkulu Selatan senilai Rp2,6 miliar.

Selain itu, Ketua DPD Partai Golkar Bengkulu ini juga tercatat memiliki harta berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp279 juta yang terdiri dari motor Honda tahun 2018 seharga Rp70 juta, mobil Toyota Harrier tahun 2010 seharga Rp200 juta, dan motor Honda tahun 2013 seharga Rp9 juta.

Rohidin juga punya harta bergerak lainnya senilai Rp265 juta, kas dan setara kas sebesar Rp956.059.062. Rohidin tidak memiliki utang, sehingga total harta kekayaannya sebesar Rp4.100.059.062 (Rp4,1 miliar).

Rohidin Mersyah sebelumnya juga telah diperiksa KPK dalam kasus korupsi ekspor benih bening lobster (BBL) di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Senin, 18 Januari 2021.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya