Berita

Ilustrasi/Net

Global

Militer Israel Kena Mental, Enam Tentara Bunuh Diri

SABTU, 23 NOVEMBER 2024 | 19:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Militer Israel dikabarkan menghadapi krisis kesehatan mental yang serius, dengan setidaknya enam tentara dilaporkan bunuh diri dalam beberapa bulan terakhir.

Insiden ini diduga terkait dengan tekanan psikologis berat akibat konflik berkepanjangan di Jalur Gaza dan perang di Lebanon Selatan.

Seperti dikutip Asia Pacific Report, berdasarkan investigasi Harian Israel Yedioth Ahronoth, jumlah kasus bunuh diri di kalangan tentara Israel ini kemungkinan lebih tinggi, karena militer Israel belum merilis data secara resmi, meskipun sebelumnya menjanjikan akan mengungkapnya pada akhir tahun.


Laporan yang dirilis Jumat 22 November 2024 juga menyoroti skala besar krisis kesehatan mental di tubuh militer Israel, yang telah terlibat dalam operasi militer intensif di Gaza selama lebih dari 413 hari terakhir.

Sejak 7 Oktober 2023, militer Israel telah membunuh keluarga-keluarga di Gaza, menghancurkan permukiman, menggali kuburan massal, menghancurkan pemakaman, mengebom toko-toko dan bisnis, meratakan rumah sakit dan kamar mayat, hingga menabrakkan tank dan buldoser ke mayat.

Mereka juga diduga telah menyiksa warga Palestina yang dipenjara dengan anjing dan listrik, melakukan eksekusi palsu terhadap tahanan, dan bahkan memperkosa banyak warga Palestina.

"Tindakan brutal, seperti penghancuran pemukiman, pembunuhan massal, penyiksaan tahanan, dan kekerasan terhadap warga sipil, menjadi sorotan dunia internasional dan diduga memberikan dampak psikologis mendalam bagi para tentara," bunyi laporan tersebut.

Banyak tentara Israel dilaporkan mencari bantuan dari klinik kesehatan mental militer atau psikolog lapangan. Sekitar sepertiga dari mereka menunjukkan gejala gangguan stres pascatrauma (PTSD).

Laporan Haaretz pada Maret 2024 mengungkapkan bahwa 1.700 tentara telah menerima perawatan psikologis hingga saat itu. Sejak itu, jumlah kasus diperkirakan terus meningkat, terutama akibat penempatan yang diperpanjang di wilayah konflik.

Para ahli memprediksi dampak penuh krisis kesehatan mental ini baru akan terlihat setelah operasi militer di Gaza dan Lebanon selatan selesai, ketika tentara kembali ke kehidupan sipil.

Kondisi ini bahkan diperkirakan melampaui jumlah luka fisik yang dialami tentara selama konflik.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya