Berita

Presiden Prabowo saat melakukan konferensi pers hasil kunjungan kerja ke Inggris/Ist

Bisnis

Prabowo Bawa Komitmen Investasi Rp135 Triliun dari Inggris, BKPM Pastikan Implementasi Cepat

SABTU, 23 NOVEMBER 2024 | 11:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Indonesia akan segera menindaklanjuti komitmen investasi senilai 8,5 miliar dolar AS (sekitar Rp135 triliun) yang dihasilkan dari kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Inggris.

Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyatakan pihaknya akan mengawal seluruh proses implementasi investasi tersebut, termasuk menangani berbagai kendala yang mungkin muncul di lapangan.

“Komitmen-komitmen itu kita akan lanjutkan implementasinya secara cepat. Beberapa kendala yang harus kita selesaikan, kita bicara secara terbuka. Kami di Kementerian Investasi/BKPM, beliau (presiden) sampaikan merupakan ujung tombak untuk menuju pertumbuhan Indonesia 8 persen,” ungkap Rosan dalam keterangan resmi yang diterima Sabtu 23 November 2024.


Untuk mempercepat realisasi investasi, Rosan berencana mengadakan pertemuan lanjutan dengan sejumlah perusahaan yang telah menyatakan minatnya. 

"Besok saya akan melanjutkan pertemuan dengan 8 perusahaan yang hari ini tadi bertemu, di antaranya adalah BP dan Swire," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rosan juga menyampaikan alasan dibalik antusiasme investor untuk menanamkan modal di Indonesia. Menurutnya stabilitas politik Indonesia menjadi salah satu faktor utama yang menarik minat investor. 

"Mereka mengapresiasi juga transisi pemerintahan yang berjalan dengan damai. Hal ini yang meningkatkan kepercayaan dari investor," ungkap Rosan.

Dalam forum tersebut, menurut Rosan, Presiden Prabowo juga mengungkapkan fokus pemerintah untuk menyediakan perumahan yang terjangkau dengan biaya efisien, didukung dengan tata kelola yang transparan dan bebas konflik kepentingan. 

"Jadi, bagaimana membangun 3 juta rumah setiap tahunnya dalam waktu 10 tahun ke depan. Tentunya itu adalah opportunity untuk investor berinvestasi,” ujar Rosan.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya