Berita

Kolase Joko Widodo dan Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Pengaruh Jokowi dan Prabowo Lebih Kuat di Pilkada Jakarta

KAMIS, 21 NOVEMBER 2024 | 22:23 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Keputusan pasangan calon Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Rano) yang meminta dukungan Anies Baswedan memicu pergerakan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto untuk memenangkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) di Pilkada Jakarta 2024.

Jokowi dan Anies disebut sebagai dua tokoh kunci dalam Pilkada DKI Jakarta sekaligus sebagai "king maker." 

Dukungan keduanya diharapkan mampu menarik perhatian pemilih karena memiliki basis massa loyal masing-masing. Sebagai mantan gubernur DKI Jakarta, keduanya dinilai memiliki pengaruh besar.


Menurut pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, efek dukungan Jokowi berpotensi mengubah peta politik secara signifikan, sehingga pasangan RIDO kemungkinan dapat memenangkan pemilu dalam satu putaran.

“Per hari ini, Pilkada DKI Jakarta 2024 berpotensi berlangsung dua putaran seperti Pilkada 2017. Namun, turunnya Jokowi bisa dikatakan sebagai upaya memastikan kemenangan pasangan RK-Suswono dalam satu putaran,” ujar Igor kepada wartawan, Kamis, 21 November 2024.

Ia menilai bahwa pengaruh Jokowi masih sangat besar di pilkada serentak 2024. Banyak calon kepala daerah yang ingin mendapatkan dukungan Jokowi, yang juga pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Dukungan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, kepada pasangan RIDO juga diyakini akan memperkuat peluang mereka. 

Igor menyebut bahwa dukungan dari Jokowi dan Prabowo dapat membakar semangat pendukung kedua tokoh untuk memenangkan RK-Suswono di Pilkada DKI Jakarta.

“Jokowi dan Prabowo adalah pemimpin yang dipercaya memiliki pengaruh besar karena keduanya sudah memiliki tempat di hati masyarakat Indonesia hingga saat ini,” ungkapnya.

Igor juga menambahkan bahwa Jokowi merupakan presiden dua periode yang dicintai rakyat. 

“Efek Jokowi pada elite partai juga masih besar. Mengapa? Karena approval rating-nya selama menjabat sebagai presiden mencapai 70–80 persen,” jelasnya.

Igor menilai bahwa dukungan Anies Baswedan kepada Pram-Rano tidak akan signifikan jika dibandingkan dengan dukungan Jokowi dan Prabowo kepada pasangan RIDO, kecuali di wilayah Aceh dan Sumatera Barat. Kedua wilayah tersebut diketahui menjadi basis pendukung Anies dalam Pilpres 2024.

“Hanya di Aceh dan Sumatera Barat pengaruh Jokowi dan Prabowo kecil. Dua wilayah itu dimenangkan Anies, jadi kurang tepat meminta dukungan Anies khususnya di DKI Jakarta. Sebaiknya Anies mengarahkan dukungannya di Pilkada Aceh atau Sumatera Barat; itu baru masuk akal,” ujarnya.

Presiden ke-7 RI, Jokowi, secara terang-terangan menyampaikan dukungannya kepada pasangan Ridwan Kamil-Suswono. 

Menurut Jokowi, rekam jejak Ridwan Kamil sudah terbukti sejak menjabat sebagai Wali Kota Bandung. Pengalaman Ridwan sebagai Gubernur Jawa Barat juga disebut menunjukkan kepiawaiannya sebagai pemimpin.

“Secara rekam jejak sudah ada, secara ilmu juga punya. Kurang apa lagi? Mau pilih yang mana lagi?” tegas Jokowi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya