Berita

Konferensi pengembangan kemitraan multidimensi antara Maroko dan Austria diadakan di Wina hari Rabu waktu setempat, 20 November 2024/Ist

Dunia

Maroko-Austria Gelar Konferensi Kemitraan Multidimensi di Wina

KAMIS, 21 NOVEMBER 2024 | 18:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Moroccan Millennium Leaders (MML) dan Jaringan Profesional Muda Austria menggelar sebuah konferensi yang membahas pengembangan kemitraan multidimensi antara Maroko dan Austria diadakan di Wina hari Rabu waktu setempat, 20 November 2024. 

Acara yang digelar untuk mempromosikan pengaruh Kerajaan Maroko di Eropa tersebut dihadiri oleh sejumlah perwakilan terpilih, operator ekonomi, tokoh masyarakat, dan akademisi menghadiri acara ini. 

Presiden Dewan Komunal Dakhla, Erragheb Hormatallah menyoroti aset ekonomi provinsi-provinsi selatan Kerajaan, khususnya wilayah Dakhla-Oued Eddahab.


Ia juga memperkirakan bahwa prospek kerja sama ekonomi dan investasi antara Maroko dan Austria dapat mencapai potensi penuhnya, yang menggarisbawahi peluang dan aset ekonomi yang ditawarkan Kerajaan.

"Maroko telah mengalami transformasi besar dan pembangunan ekonomi selama hampir 25 tahun," tegasnya. 

Menyoroti keinginan bersama para pelaku ekonomi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjadi bagian dari momentum ini, Hormatallah menunjukkan bahwa kota Dakhla merupakan pusat utama di berbagai bidang ekonomi, seperti pariwisata, energi terbarukan, dan akuakultur.

"Berkat konektivitas udaranya dengan beberapa negara Eropa, Dakhla siap untuk terus menerima investasi dari seluruh dunia," kata dia. 

Anggota Dewan Nasional Austria dan wakil partai berkuasa ÖVP, Nico Marchetti menggarisbawahi dinamika hubungan yang luar biasa antara Maroko dan Austria.

"Kami tidak hanya meningkatkan aspek politik hubungan kami, tetapi juga berupaya untuk memperkuat ikatan budaya dan ekonomi antara kedua negara," kata Marchetti. 

Ia mengindikasikan bahwa upaya-upaya ini kemungkinan akan menciptakan kerangka kerja yang mendukung kolaborasi yang lebih kuat antara kedua negara, dengan menekankan pentingnya membina hubungan yang lebih erat antara para pemimpin muda dari kedua belah pihak, dengan tujuan berbagi ide untuk membangun masa depan kedua negara.

Presiden MK Illumination S.A., sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam manufaktur dan desain proyek, Thomas Mark mengatakan bahwa pertemuan tersebut menawarkan "kesempatan yang fantastis" untuk membangun jembatan antara kedua negara melalui inovasi dan kreativitas. 

"Solusi yang kita bangun bersama akan memiliki dampak yang langgeng di Maroko dan Austria," ujarnya. 

Sementara itu, Presiden Kamar Dagang Daerah Casablanca-Settat, Jalila Morsli, menekankan signifikansi simbolis dan strategis dari kerja sama bilateral, dengan menegaskan bahwa kemitraan antara Maroko dan Austria. 

Ia juga mendesak untuk memanfaatkan setiap peluang guna memperkuat kemitraan strategis ini, dengan menunjukkan bahwa beberapa mitra di Eropa telah mengenal Maroko. 

Profesor di HEC Paris dan Peneliti Senior di Policy Center for the New South (PCNS), Henri Louis Vedie berbicara tentang kemitraan strategis antara Maroko dan Prancis, memujinya sebagai model kerja sama strategis Eropa.
 
"Kemitraan ini mencerminkan visi bersama tentang solidaritas antarbenua. Bersama-sama, kita dapat membangun masa depan yang lebih adil dan tangguh," kata dia. 

Menurut Mario Ralon, Direktur Penjualan perusahaan Austria KapschTrafficCom, pemimpin di sektor mobilitas cerdas, menyoroti iklim bisnis Maroko yang matang untuk investasi asing.

Ralon, investor Austria yang beroperasi di Maroko, berbicara tentang pengalaman perusahaannya dalam solusi jalan tol. 

Ia menyampaikan keinginan perusahaanya untuk mendukung Kerajaan dalam membangun infrastruktur jalan raya, khususnya untuk acara olahraga mendatang yang akan diselenggarakan Maroko

Acara tersebut, yang dihadiri oleh lebih dari 80 tokoh terkemuka dari arena politik, ekonomi, dan akademis Austria, membahas isu-isu utama seperti energi, mobilitas, pembangunan berkelanjutan, dan pertukaran budaya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya