Berita

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP, Sarifah Ainun Jariyah/Net

Nusantara

Legislator PDIP Sarifah Protes TV Tayangkan Kasus Cerai hingga LGBT

RABU, 20 NOVEMBER 2024 | 09:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) diminta untuk mengurangi program acara TV kurang mendidik.

Permintaan itu disampaikan Anggota Komisi I DPR RI fraksi PDIP, Sarifah Ainun Jariyah dalam keterangannya, Rabu, 20 November 2024.

Pasalnya, belakangan ini tak sedikit masyarakat, khususnya orang tua mengeluhkan tayangan-tayangan TV  yang tidak mendidik anak-anak.


"Jadi kemarin sempat diskusi sama teman-teman, tolong disampaikan ke Komisi Penyiaran Indonesia untuk siaran-siaran yang mendidik anaknya diperbanyak,” ujar Sarifah.

Menurutnya, acara TV yang diperlukan tentu tidak hanya untuk mengedukasi anak-anak tapi memberikan ilmu pengetahuan kepada yang lebih dewasa. Itu mestinya diperbanyak. 

Politisi PDIP ini mencontohkan terdapat beberapa acara program TV yang tidak jelas, seperti misalnya yang mengumbar kasus perceraian bahkan soal LGBT itu perlu dikurangi. 

Ia menceritakan ketika kemarin menonton TV, ada salah satu siaran televisi yang menyiarkan tentang kasus perselingkuhan dengan bahasa-bahasa yang tidak elok untuk anak-anak.

"Jadi mohon maaf ada bahasa kurang ajar, dan lain sebagainya mirisnya itu masih lolos sensor, untuk itu mudah-mudahan ke depan, itu bisa lebih dimitigasi oleh TPI," sesalnya.

Atas dasar itu, Sarifah mengaku jika dirinya banyak belajar dari pengalaman ketika masih menjadi volunteer untuk mengurangi kasus perempuan dan anak. 

Ia sangat miris ketika ada pemerkosaan terhadap anak di bawah umur, bahkan ada juga yang secara terang-terangan mempertontonkan pembunuhan. 

"Ya saya yakin dan saya tahu, ini memang bukan hanya tugas KPI dan lain sebagainya karena banyak media-media digital kita ini, mohon maaf menurut saya itu sudah kebablasan dan kita tidak bisa mengaturnya," tandasnya.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya