Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia/RMOL

Politik

Ikrar: Golkar Bisa Munas Ulang dan Status Ketum Bahlil Gugur

SELASA, 19 NOVEMBER 2024 | 19:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Golkar bisa menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ulang jika dasar hukum terpilihnya Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Golkar dibatalkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). 

Pengamat politik, Ikrar Nusa Bhakti mendengar isu Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Golkar hasil Munas Agustus 2024 akan dibatalkan PTUN.

"(Jika dikabulkan PTUN), hasil Munas Golkar sebelumnya batal demi hukum, dan ini juga berarti membatalkan Bahlil sebagai Ketua Umum Golkar beserta susunan pengurus lengkap (yang dibentuk Bahlil)," ujar Ikrar dikutip dari kanal Youtube-nya, pada Selasa, 19 November 2024.


Putusan PTUN juga akan menganulis AD/ART kepengurusan Bahlil yang sudah disahkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). 

"Konsekuensi politiknya, Golkar harus melakukan Musyawarah Nasional pada Desember 2024 ini dan berarti semua hasil Munas Golkar sebelumnya gugur," tuturnya. 

"Bahlil tentunya harus mengundurkan diri sebagai Ketum Partai Golkar. Organisasi dari tingkat pusat sampai ke tingkat cabang juga harus mengacu pada putusan PTUN," tutup Ikrar.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya