Berita

Anggota Komisi III DPR Fraksi Demokrat Hinca Pandjaita saat fit and proper test Capim KPK/Repro

Politik

Demokrat Bongkar Capim KPK Ibnu Basuki Pernah Larang Kasus e-KTP Diliput

SELASA, 19 NOVEMBER 2024 | 16:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) Ibnu Basuki Widodo dikuliti saat uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, Jakarta, Selasa 19 November 2024.

Anggota Komisi III DPR Fraksi Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan, Ibnu Basuki pernah menghalangi wartawan melakukan peliputan sidang kasus korupsi e-KTP tahun 2017 lalu.

"Saudara calon sangat populer di mata wartawan seluruh Indonesia. Saat itu saudara sebagai hakim melarang peliputan sidang yang berat itu, salah satunya kasus korupsi e-KTP," kata Hinca. 


Hinca lantas mempertanyakan sikap Ibnu Basuki apakah dilakukan berdasarkan prosedur kehakiman yang berlaku atau karena alasan pribadi.

"Atau tidak perlukah media menjadi bagian dari cara kita penegakan hukum ini," imbuh Hinca.

Namun sayangnya, Ibnu Basuki tidak sempat menjawab pertanyaan Hinca tersebut.

Ibnu menjadi satu dari 10 Capim KPK yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR. Mereka adalah Agus Joko Pramono, Ahmad Alamsyah Saragih, Djoko Poerwanto, Fitroh Rohcahyanto, Ida Budhiati, Johanis Tanak, Michael Rolandi Cesnanta Brata, Poengky indarti, dan Setyo Budiyanto.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya