Berita

Simpul Suara Anak Muda Kendal dalam diskusi ringan di Angkringan Hanum, Kaliwungu, yang membedah Pilkada Gubernur Jawa Tengah 2024/Ist

Politik

Pelajar Kendal Suarakan Keresahan Jelang Pilgub Jateng 2024

SELASA, 19 NOVEMBER 2024 | 15:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Demokrasi bukan sekadar memilih pemimpin, tetapi juga menata masa depan yang lebih baik, terutama di bidang pendidikan dan kesejahteraan. 

Begitu gagasan besar yang dibahas Simpul Suara Anak Muda Kendal dalam diskusi ringan di Angkringan Hanum, Kaliwungu, yang membedah Pilkada Gubernur Jawa Tengah 2024.

Salah satu inisiator Simpul Suara Anak Muda Kendal, Zidane CM mengatakan bahwa pihaknya menggandeng perwakilan pelajar SMA di Kendal untuk mendengar keresahan mereka pada proses demokrasi di Jawa Tengah saat ini. 


"Momentum Pilgub Jateng dapat menjadi sarana belanja masalah, sehingga kami gandeng para pelajar untuk diskusi ringan terkait kondisi pendidikan, demokrasi, dan harapan pada kesejahteraan mereka," ujar Zidane dalam keterangan tertulis, Selasa, 19 November 2024.

Tata, seorang pelajar yang hadir pada diskusi itu mengutarakan keresahan dari banyaknya perubahan kebijakan terhadap pendidikan. Terutama soal biaya.

"Kami butuh kepastian. Pendidikan ini penting, tapi kebijakan sering berubah-ubah. Kami bingung, apakah sekolah kami akan tetap bisa gratis, atau justru semakin mahal," katanya.

Sebagai pelajar yang berasal dari keluarga sederhana, Tata berharap pemerintah mendengar suara anak muda. Pendidikan baginya bukan sekadar hak, tetapi juga harapan untuk mengubah masa depan. 

"Penting juga nanti diberikan pelatihan keahlian yang bisa menjadi bekal bagi pelajar yang tidak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya