Berita

Mantan Menkominfo Budi Arie Setiadi/Ist

Politik

Rekaman Suara Diduga Budi Arie soal Judol Beredar di Medsos

SELASA, 19 NOVEMBER 2024 | 02:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi namanya kerap disebut-sebut turut terlibat dalam kasus maraknya judi online (judol) di tanah air. Terutama saat Ketua Umum Projo menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di era pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Sejumlah pihak turut menyuarakan agar Kepolisian dan Kejaksaan Agung memeriksa Budi Arie buntut ditangkapnya belasan pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebagai tersangka pembukaan blokir situs judol.

Baru-baru ini beredar rekaman suara diduga Budi Arie terkait judol yang terdengar marah karena merasa difitnah dan diseret-seret namanya. Rekaman tersebut viral di media sosial hasil unggahan akun Youtube @agungnews1.


“Udah biar aja, nggak apa-apa. Udah biarin aja. Media sosial entar juga dengan pemberitaan-pemberitaan Jaksa Agung nolak dengan sendirinya hoax itu hilang, Nggak dipercaya, ngapain kita perlu bantah. Nggak semuanya harus kita tanggapin,” ucap rekaman suara tersebut dikutip RMOL, Senin malam, 18 November 2024.

Menariknya, di akhir rekaman suara tersebut, Budi Arie menyebut nama Jokowi yang dinilai telah memberikan pelajaran kepada dirinya dalam banyak hal.

“Ya udah biar aja, kebenaran pasti menemukan jalannya sendiri, gitu loh, biar aja. Nggak perlu saya jawab. Saya tuh udah dijawab Kejaksaan Agung, nggak perlu tanya saya lagi, ngapain? Kecuali kamu di pihak sana, mau nanya terus, gitu loh,” tegasnya.

“Mau sosmed berapa juta pun nggak masalah. Saya udah diajarin sama Pak Jokowi, diemin aja nanti fitnah juga hilang kok, gitu ya, terima kasih,” tandas rekaman suara tersebut mengakhiri.  

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya