Berita

Menteri BUMN Erick Thohir dan Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani Panjaitan/Net

Bisnis

Pengamat: Siapa Pun Dirutnya, Kondisi Garuda Tetap Pelik

SENIN, 18 NOVEMBER 2024 | 22:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kondisi maskapai penerbangan nasional, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dinilai masih akan sulit meski posisi direktur utama telah dirombak oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Menurut pengamat penerbangan, Gatot Raharjo, Garuda telah menghadapi persoalan yang kompleks sejak melantai di bursa saham pada 2011 lalu, karena harus menjalankan peran sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan entitas bisnis swasta. 

“Garuda itu sejak IPO memang kondisinya lebih rumit karena sebagai BUMN dia harus melaksanakan tugas-tugas dari negara, di sisi lain dia juga dimiliki swasta sehingga harus berperilaku juga sebagai maskapai swasta yang berorientasi bisnis,” kata Gatot kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Senin 18 November 2024.


Gatot menyoroti bahwa salah satu hambatan utama yang dihadapi Garuda yaitu tingginya biaya operasional penerbangan di Indonesia yang mengakibatkan maskapai pelat merah ini terus mencatat kerugian.

Kondisi ini diperkirakan masih akan berlanjut meski Erick Tohir telah mencopot Eks Direktur Utama Irfan Setiaputra, dan mengangkat Wamildan Tsani Panjaitan, mantan Plt CEO Lion Air sebagai Dirut Garuda yang baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

 “Jadi sebenarnya siapapun yang jadi Dirut Garuda, dia akan dihadapkan pada persoalan tingginya biaya penerbangan dan pertentangan antara kepentingan bisnis dan tugas negara,” ujar Gatot.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III tahun 2024, Garuda Indonesia mencatat kerugian bersih sebesar 101,65 juta dolar AS, atau setara Rp1,5 triliun, pada semester pertama tahun ini.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya