Berita

Tim Ditjen Dukcapil merekam data warga/Ist

Politik

Ditjen Dukcapil Kirim Tim Jemput Bola Layanan Adminduk ke Pelosok Gorontalo

SENIN, 18 NOVEMBER 2024 | 22:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Akses geografis yang sulit dijangkau, terutama daerah pedesaan dan terpencil serta fasilitas pelayanan yang terbatas, kurangnya inisiatif untuk mengurus administrasi kependudukan, termasuk kendala sosial dan ekonomi seperti kemiskinan dan kesulitan keuangan membuat sebagian penduduk merasa sulit untuk mengakses layanan administrasi kependudukan (Adminduk). Hal ini terjadi pada pelosok desa di Kabupaten Gorontalo yang membuat banyak diantara mereka enggan untuk mendapat layanan administrasi kependudukan.

Untuk mengatasi hal ini, Plh Direktur Dafdukcapil, Sukirno mengatakan layanan jemput bola menjadi sangat penting.

"Oleh karena itu, fasilitasi layanan Adminduk bagi seluruh penduduk melalui layanan jemput bola sangat penting untuk memastikan bahwa semua warga negara memiliki dokumen yang sah dan dapat menikmati hak-hak mereka sebagai warga negara," katanya saat melepas Tim Ditjen Dukcapil yang dipimpin oleh Wakil Ketua Tim Pindah Datang Penduduk Direktorat Dafdukcapil, Nazer Tsaaqib Fikrisyah, di Jakarta.


Nazer dan 4 anggota tim bertugas memfasilitasi layanan jemput bola Adminduk bagi penduduk di Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari mulai 12-15 November 2024 mencakup beberapa lokasi, yaitu Desa Tinelo, Desa Telaga Biru, Desa Sidomulyo, dan Kantor Kecamatan Mulyohuto.

Tim jemput bola layanan adminduk ini dibekali peralatan berupa mobile enrollment, printer, peralatan komunikasi internet M2M, film dan ribbon printer serta 2 outer atau 4.000 keping blanko KTP-el.

"Pelayanan ini sangat penting untuk memastikan bahwa tidak ada warga yang tertinggal dalam hal administrasi kependudukan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh penduduk memiliki identitas resmi yang dapat digunakan untuk mengakses berbagai layanan publik," ujar Nazer.

Selama empat hari, tim Ditjen Dukcapil bekerja keras untuk melayani kebutuhan Adminduk penduduk di tiga desa, dan satu kantor kecamatan di Mulyohuto. Masyarakat setempat menyambut baik inisiatif ini dan antusias untuk mendapatkan dokumen kependudukan yang mereka perlukan. 

Tak kurang sebanyak 1.668 dokumen berhasil dicetak dan dibagikan kepada penduduk, yaitu didominasi oleh perekaman dan pencetakan KTP-el bagi pemilih pemula, cetak KTP-el yang hilang/rusak, cetak KK, surat keterangan pindah, cetak akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, kartu identitas anak, hingga aktivasi identitas kependudukan digital (IKD).

Kadis Dukcapil Kabupaten Gorontalo Muhtar Nuna mendukung penuh kegiatan Nazer dan kawan-kawan serta mengirimkan bantuan petugas administrator database. 

"Banyak komunitas masyarakat di pedalaman yang tidak siap datang ke kantor Dukcapil. Dengan adanya fasilitasi layanan jemput bola Adminduk ini, seluruh penduduk rentan di Kabupaten Gorontalo kita harapkan dapat memiliki dokumen kependudukan yang valid dan dapat menikmati berbagai manfaat yang disediakan oleh pemerintah," kata dia.

Plh. Dirjen Dukcapil Handayani Ningrum selalu berpesan kepada jajaran Dukcapil agar bekerja sama dalam memberikan layanan.

"Direktorat Dafdukcapil dan PIAK itu satu kesatuan dalam memberikan pelayanan adminduk. Jadi harus siap ditugaskan ke mana pun untuk melayani masyarakat rentan adminduk," kata Ningrum yang juga menjabat Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya