Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden AS, Joe Biden/Net

Dunia

Ukraina Boleh Pakai Rudal Jarak Jauh AS untuk Serang Teritori Rusia

SENIN, 18 NOVEMBER 2024 | 11:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Memasuki tahun ketiga perang, Amerika Serikat terus melonggarkan pembatasan pasokan senjatanya terhadap Ukraina. 

Presiden AS, Joe Biden bahkan telah mengizinkan Ukraina menggunakan rudal jarak jauh yang dipasok AS untuk menyerang lebih dalam ke teritori Rusia. 

Keputusan AS untuk membiarkan Ukraina menggunakan Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat, atau ATACM dipicu oleh adanya laporan penempatan pasukan Korea Utara oleh Rusia di perbatasan Kursk. 


"Senjata tersebut kemungkinan akan digunakan untuk melawan pasukan Rusia dan Korea Utara dalam rangka mempertahankan pasukan Ukraina di wilayah Kursk di Rusia barat," ungkap pejabat AS yang anonim, seperti dimuat New York Post pada Senin, 18 November 2024. 

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky belum mengonfirmasi izin tersebut. Tetapi dalam sebuah pernyataan hari Minggu, 17 November 2024, dia mendesak agar pembatasan senjata dicabut sehingga pasukan mereka memiliki kekuatan lebih menyerang Rusia. 

"Pukulan tidak dilakukan dengan kata-kata. Hal-hal seperti itu tidak diumumkan. Roket akan berbicara sendiri," ujarnya. 

Biden mulai melonggarkan pembatasan penggunaan senjata yang dipasok AS di wilayah Rusia setelah Moskow melancarkan serangan lintas batas pada bulan Mei ke arah Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina.

Untuk membantu Ukraina mempertahankan Kharkiv, Biden mengizinkan mereka menggunakan Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi, atau HIMARS, yang memiliki jangkauan sekitar 50 mil, terhadap pasukan Rusia yang berada tepat di seberang perbatasan. 

Namun, Biden tidak mengizinkan Ukraina menggunakan ATACMS jarak jauh, yang memiliki jangkauan sekitar 190 mil, untuk mempertahankan Kharkiv.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya