Berita

Joko Widodo menghadiri kampanye Cagub-Cawagub Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Luthfi-Taj Yasin/Ist

Politik

PILKADA JATENG 2024

Jokowi Bakal Jadi Pecundang Politik Jika Luthfi-Taj Yasin Keok

SENIN, 18 NOVEMBER 2024 | 09:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kehadiran Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi)  berkampanye untuk Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi-Taj Yasin, tidak akan berpengaruh signifikan untuk mengerek elektabilitas pasangan tersebut.

"Kehadiran Jokowi dalam kampanye Luthfi-Yasin sesungguhnya pertaruhan politik," kata analis politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga kepada RMOL, Senin, 18 November 2024.

Menurutnya, jika Luthfi-Yasin nantinya menang, maka Jokowi secara politis masih aman. Jokowi akan dianggap sebagai sosok politisi yang masih memiliki magnet yang kuat.


"Setidaknya pengaruh politiknya masih diperhitungkan di Jawa Tengah," kata Jamiluddin.

Sebaliknya, jika Luthfi-Yasin kalah, maka reputasi politik Jokowi akan jatuh pada nadir terendah.

"Jokowi akan kehilangan pamor di Jawa Tengah, termasuk nasional," sambungnya.

Karena itulah, kehadiran Jokowi mendukung Luthfi-Yasin masih penuh spekulasi dan simalakama terhadap dirinya sendiri maupun calon yang didukungnya.

"Jokowi bisa muncul sebagai hero bila Luthfi-Yasin menang, tapi bisa juga nantinya sebagai pecundang politik bila jagoannya kalah," kata Jamiluddin.

"Itulah peluang resiko yang akan dihadapi Jokowi dalam Pilkada Jateng 2024 dengan cawe-cawe mendukung Luthfi-Yasin," tutupnya.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya