Berita

Tangkapan layar Rocky Gerung/RMOL

Politik

Berkaca pada Kasus Said Didu

Rocky Gerung Minta Prabowo Turun Tangan Selesaikan Konflik Agraria

SENIN, 18 NOVEMBER 2024 | 05:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu dalam tekadnya membantu warga wilayah Tangerang yang terdampak proyek strategis nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk 2 (PIK-2) terus mendapat dukungan publik.

Dukungan kali ini datang dari pengamat politik sekaligus aktivis senior Rocky Gerung. Ia mengingatkan kondisi ini agar tidak menjadi konflik di masyarakat yang lebih luas.

“Ya pada akhirnya kita mesti berbicara soal kelas, soal ketegangan kelas. Said Didu hanya mewakili satu faktor, ia itu sebagai pengingat suasana. Kenapa dia berdemonstrasi sendirian? Tapi dia justru mengingatkan kondisi laten dari pertentangan kelas dan sangat bisa merambat menjadi pertentangan etnis,” ujarnya dikutip RMOL dalam kanal Youtube Rocky Gerung Official, Senin, 18 November 2024.


Lanjut Rocky, konflik antar kelas terus menjadi momok bagi kehidupan bangsa dan negara yang mendambakan keadilan sosial. 

“Tentu ini soal yang terus menerus menghantui kita dan kesepakatan kita adalah menjadikan negara ini hak seluruh rakyat. Menjadikan sumber daya kita terbagi merata pada seluruh rakyat, karena kita memilih negara yang sosialistik. Kita memilih negara yang menginginkan ada peradaban demokrasi, yang dicerminkan pada hasil-hasil perjuangan historis kita,” jelasnya.

Oleh karena itu, Rocky mendorong agar peristiwa ini menjadi perhatian bagi pemerintah Prabowo Subianto, terutama dalam meredakan konflik guna mewujudkan keadilan.

“Jadi sangat bagus jika kita membuat refleksi bahwa Presiden Prabowo harus segera membentuk semacam tim untuk mulai mendeteksi potensi ketegangan kelas, potensi perkelahian yang sifatnya rasialis, etnistis. Dan itu bukan ada di Pantai Indah Kapuk saja, tapi ada di banyak lokasi,” ungkapnya.

Masih kata Rocky, rakyat makin tidak berdaya dalam menghadapi konflik agraria tersebut. Sudah seharusnya pemerintah turun tangan untuk berpihak kepada rakyat.

“Presiden Prabowo berjanji untuk berpihak pada rakyat. Ini bukan soal siapa yang hendak memenangkan sumber daya ekonomi, tetapi apakah negara mau turun segera mendeteksi ini sebagai potensi katastrofi secara sosial?" tandasnya.

Said Didu telah dipolisikan oleh sekelompok masyarakat yang menganggap adanya provokasi dan adu domba dalam aksinya. Polres Tangerang kini tengah melakukan penyidikan kepada Said Didu berdasarkan laporan tersebut.

Said Didu pun melakukan aksi tersebut karena ada masyarakat yang dirugikan dan ditindas akibat pembangunan PSN PIK-2.

"Dari Pantai Tangerang, terjadi penggusuran rakyat yang dibungkus atas nama PSN Pantai Indah Kapuk 2, saya ingin titip pesan kepada Presiden terpilih Jenderal Prabowo, saya berharap jiwa kerakyatan, jiwa nasionalisme, jiwa keadilan dari Prabowo terbuka, melihat rakyat yang digusur dengan semena-mena dari wilayah mereka, yang mereka hidup sudah sejak negara ada, bumi ada, digusur paksa. Jutaan rakyat tergusur demi PSN, ratusan ribu hektare lahan tambak, sawah, kampung digusur oleh PIK 2," tegas Said Didu dalam salah satu videonya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya