Berita

Ketua KPU Medan, Mutia Atiqah/Net

Politik

Salahkan Paslon, KPU Medan Akui Belum Sentuh Dana Iklan Sosialisasi Paslon Rp 1,820 Miliar

MINGGU, 17 NOVEMBER 2024 | 17:52 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan mengakui hingga saat ini belum menyentuh pagu anggaran sebesar Rp 1,820 miliar peruntukan sosialisasi pasangan calon peserta Pilkada 2024 dalam bentuk iklan di media massa. 

Padahal, sosialisasi paslon di media massa menjadi salah satu kewajiban yang difasilitasi oleh KPU sejak 2017.

Ketua KPU Kota Medan, Mutia Atiqah mengakui jika sosialisasi paslon dalam bentuk iklan belum mereka distribusikan kepada media massa. Ia beralasan hal itu karena hingga saat ini masih ada salah satu paslon yang belum mengirimkan desaign gambar mereka yang akan ditayangkan dalam bentuk iklan media massa tersebut.


“KPU Medan tetap akan memfasilitasi peruntukan ikan untuk mensosialisasikan paslon. Namun dalam menayangkan iklan, kami menyerahkan sepenuhnya kepada paslon mengenai model iklan, isi atau pun kontennya,” kata Mutia, Minggu 17 November 2024.

Menurut Mutia, KPU Medan sudah berulang kali meminta agar paslon tersebut segera memberikan desain dan konten iklan dari mereka. Namun hingga hari ini, paslon yang belakangan disebutnya yakni paslon 01 tersebut, tidak kunjung menyerahkannya. Ironisnya, KPU Medan yang dalam hal ini terkesan tidak memiliki ketegasan berkaitan dengan lambannya paslon 01 dalam menyerahkan desain iklan tersebut, justru meminta media mengkonfirmasi kepada paslon yang bersangkutan.

“Silahkan konfirmasi ke paslonnya,” tulisnya. 

Salah satu praktisi media di Kota Medan, Suhermansyah menyayangkan jawaban Ketua KPU Kota Medan tersebut. Menurutnya, jawaban ini memperlihatkan Mutia Atiqah tidak memahami mana yang menjadi tugasnya sebagai pihak penyelenggara Pilkada.

“Nggak ada urusan wartawan mengkonfirmasi kenapa paslon tersebut belum menyerahkan desain konten iklan mereka ke KPU Medan. Itu urusan KPU Medan untuk meminta agar sang paslon segera menyerahkan desain iklan mereka,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya