Berita

Survei Voxpol Center Research and Consulting terkait peta elektoral Pilwalkot Depok 2024/Repro

Nusantara

Warga Depok Ingin Pemimpin Religius

SABTU, 16 NOVEMBER 2024 | 18:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kriteria pemimpin religius menjadi faktor yang dipertimbangkan masyarakat dalam memilih calon Walikota dan Wakil Walikota Depok, Jawa Barat.

Merujuk survei Voxpol Center Research and Consulting bertema Meneropong Peta Elektoral Terkini Pemilihan Wali Kota Depok pada Pilkada 2024 yang digelar 2-11 November 2024, sebanyak 91,3 persen responden setuju Kota Depok dipimpin oleh sosok religius.

Hanya 5,0 persen responden yang tidak setuju dengan isu pemimpin religius, sementara 3,7 persen mengaku tidak tahu atau tidak menjawab.


"Dari persentase yang setuju itu, responden menilai pasangan Imam Budi-Ririn Arafiq paling religius dengan raihan 54,3 persen. Supian Suri-Chandra Rahmansyah mendapat 39,5 persen, dan 6,2 persen tidak menjawab atau tidak tahu," kata peneliti Voxpol Center, Asrirawan dikutip dari kanal YouTube Voxpol Center Official, Sabtu, 16 November 2024.

Dari sisi elektabilitas, pasangan Imam-Ririn juga unggul dengan 51,7 persen.

"Sementara pasangan Supian-Chandra elektabilitasnya 39,2 persen," lanjut Asrirawan.

Survei Voxpol Center Research and Consulting digelar selama 10 hari, dari 2-11 November 2024 melibatkan 600 responden yang berdomisili di Kota Depok yang mempunyai hak pilih di Pilkada 2024.

Sebaran sampel tersebut diambil dari 11 Kecamatan di Kota Depok yang terdistribusi secara proporsional berdasarkan besaran jumlah penduduk.

Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 4,00 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya