Berita

Pramono-Rano Karno /net

Politik

Bukan RK-Suswono, Masyarakat Sunda Jakarta Lebih Pilih Pramono-Doel

SABTU, 16 NOVEMBER 2024 | 09:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aliansi Masyarakat Sunda Jakarta (AMSJ) melabuhkan dukungan kepada pasangan Pramono Anung-Rano Karno atau Bang Doel di Pilkada Jakarta 2024.

Ketua AMSJ Ujang Rizwansyah menyebut ada sejumlah alasan yang membuat masyarakat Sunda di Jakarta untuk memberikan dukungan kepada Pramono-Doel dibanding ke pasangan Ridwan Kamil-Suswono. Meskipun, Ridwan Kamil sendiri merupakan warga Sunda dan pernah menjadi Gubernur Jawa Barat.

"Aliansi Masyarakat Sunda Jakarta merupakan kumpulan dari lebih 60 komunitas warga Sunda di Jakarta yang menyatakan dukungan kepada Mas Pram dan Bang Rano. Deklarasi dukungan ini merupakan bagian dari gelombang dukungan warga Sunda yang terus meluas kepada Pram-Doel," ujar Ujang dalam keterangannya, Sabtu 16 November 2024.


Sebagai warga Sunda yang sudah lama tinggal di Jakarta, AMSJ melihat bahwa Pramono-Rano menawarkan berbagai program untuk meningkatkan keamanan, kesejahteraan, dan pelestarian budaya di Jakarta, termasuk usulan pembangunan fasilitas komunitas di setiap kelurahan.

Pasangan ini juga mengedepankan pendekatan yang berlandaskan gotong royong untuk mengatasi masalah sosial dan menjadikan Jakarta sebagai kota yang lebih aman dan inklusif.

"Kami, Aliansi Masyarakat Sunda Jakarta, dengan ini menyatakan dukungan penuh kepada. Bapak Pramono Anung Bapak Rano Karno untuk maju sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta,” ujarnya.

Dukungan AMSJ ini, kata Ujang, sekaligus membantah adanya klaim bahwa masyarakat Sunda selama ini memberikan dukungan kepada Ridwan Kamil. Sebab, masyarakat Sunda di Jakarta tidak pernah berpikir SARA dalam menentukan calon pemimpin.

"Kami melihat pasangan calon berdasarkan visi-misi dan Program yang dicanangkan,  bukan berdasarkan suku dan Ras," kata Ujang.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya