Berita

Ilustrasi Gambar/Ist

Bisnis

Produk Telkom Permudah Pelaku Bisnis Kelola Saluran Komunikasi

SABTU, 16 NOVEMBER 2024 | 03:32 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Manajemen komunikasi bisnis modern kini membutuhkan lebih dari sekadar alat komunikasi standar. Di tengah berbagai tantangan dalam mengelola interaksi di berbagai saluran, seperti email, chatbot, dan media sosial, banyak pelaku bisnis kini beralih ke solusi omnichannel untuk menyederhanakan komunikasi mereka.

OCA Indonesia, produk digital unggulan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), hadir membawa berbagai inovasi penting bagi efektivitas komunikasi bisnis. OCA menawarkan platform omnichannel yang mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi dalam satu platform terpadu, menyederhanakan pengelolaan komunikasi bisnis dengan fokus pada efisiensi dan pengalaman pelanggan yang konsisten.

Pada skenario bisnis yang semakin kompleks, banyak perusahaan menghadapi tantangan dalam manajemen komunikasi mereka. Informasi kepada pelanggan sering kali tersebar di berbagai saluran yang menyebabkan terhambatnya waktu respons dan duplikasi interaksi.


Berdasarkan data CX Network, 73 persen pelanggan berharap para pelaku bisnis dapat memberikan pengalaman yang konsisten di seluruh saluran. Namun, tanpa solusi yang tepat, perusahaan sering kehilangan riwayat percakapan pelanggan, mempersulit tim customer service dalam memberikan solusi cepat dan personal.

Solusi OCA sudah mencakup semua kebutuhan komunikasi modern, mulai dari integrasi berbagai saluran hingga otomatisasi percakapan melalui chatbot. Hal ini memungkinkan pelaku bisnis untuk mengelola komunikasi dengan lebih sederhana melalui sistem terintegrasi tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk infrastruktur baru.

"OCA hadir untuk menjawab tantangan bisnis modern dalam mengelola komunikasi dengan pelanggan. Dengan mengintegrasikan seluruh saluran komunikasi, pelaku bisnis kini dapat mencatat setiap pesanan dalam satu sistem yang tersentralisasi, sehingga pelaku bisnis dapat fokus pada pertumbuhan tanpa terhambat oleh masalah manajemen interaksi,” ujar EVP Digital Business & Technology Telkom Komang Budi Aryasa dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat, 15 November 2024.

Solusi omnichannel dari OCA memberikan fleksibilitas dan kemudahan dalam mengelola interaksi pelanggan. Platform ini memungkinkan bisnis untuk mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi, seperti WhatsApp, Instagram, email, dan media sosial, dalam satu antarmuka tunggal. Hal ini mengatasi masalah mendasar yang sering dihadapi pelaku bisnis, yaitu melakukan percakapan di berbagai saluran secara terpisah sehingga sering membuat bingung pelanggannya.

Dengan platform OCA, komunikasi perusahaan dapat lebih terpusat, memungkinkan tim untuk melacak riwayat interaksi secara lengkap dan memastikan bahwa tidak ada pesan yang terlewat. Pemanfaatan OCA mendorong komunikasi bisnis lebih cepat dan konsisten tanpa mengorbankan kualitas layanan. Keunggulan lain dari OCA adalah kemampuannya untuk meningkatkan kinerja tim customer service dalam memberi respons yang cepat dan tepat melalui otomatisasi serta sentralisasi data.

OCA kini telah memiliki modul chatbot builder (OCA Automated Interaction) yang dapat membantu tim customer service menjawab pertanyaan pelanggan otomatis. Modul ini mampu mengurangi beban pekerjaan yang berulang, sehingga perusahaan dapat mengatur sumber daya manusia (SDM) lebih maksimal.

Misalnya, dengan menugaskan pekerja untuk melakukan tugas yang membutuhkan analisis mendalam dan interaksi personal maupun yang lebih strategis. Hal ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memungkinkan tim untuk berkontribusi lebih signifikan terhadap pertumbuhan bisnis, tanpa terjebak pada beban kerja administratif yang memakan waktu.

Selain itu, OCA memungkinkan pebisnis untuk menganalisis kinerja komunikasi mereka melalui laporan dan metrik yang komprehensif. Data seperti waktu respons rata-rata, volume pesan, dan tingkat kepuasan pelanggan dapat diakses dengan mudah, membantu perusahaan dalam mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Data ini memberikan insight berharga bagi bisnis untuk terus memperbaiki layanan mereka.

“OCA tidak hanya membantu dalam meningkatkan kecepatan response, tetapi juga memberikan pandangan mendalam tentang bagaimana pelaku usaha menjalankan bisnisnya. OCA dapat mengoptimalkan strategi komunikasi mereka, sehingga perusahaan dapat memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik dan loyalitas pelanggan bisa meningkat,” tambah Komang.

Lebih jauh, OCA mengoptimalkan penggunaan teknologi digital yang ramah lingkungan dan mengurangi kebutuhan komunikasi manual. OCA mampu membantu menurunkan jejak karbon yang sebelumnya dihasilkan oleh proses bisnis berbasis sumber daya fisik dan energi.

Di sisi lain, OCA mempermudah kolaborasi tim, meningkatkan inklusivitas, dan memungkinkan tim customer service bekerja lebih efisien serta fokus pada interaksi yang bernilai tinggi.

Kini tidak ada lagi alasan untuk terjebak dalam manajemen komunikasi yang rumit. Implementasi OCA memungkinkan para pelaku bisnis mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi ke dalam satu platform yang mudah digunakan. OCA turut membantu mereka tumbuh secara berkelanjutan, baik dari segi bisnis maupun dampak sosial dan lingkungan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya