Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pentagon Laporkan 757 Kasus UFO Baru

JUMAT, 15 NOVEMBER 2024 | 15:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejak awal tahun 2024, Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) telah menerima ratusan laporan kasus baru tentang fenomena udara tidak dikenal atau UFO.

Laporan All-domain Anomaly Resolution Office (AARO) Pentagon mencakup laporan fenomena anomali tak dikenal (UAP) dari Mei lalu hingga awal Juni ini mencatat ada 757 kasus berkaitan dengan UFO.

"Kantor tersebut menerima 757 laporan UAP selama periode ini; 485 dari laporan ini menampilkan insiden UAP yang terjadi selama periode pelaporan. Sementara 272 laporan lainnya berasal dari insiden yang terjadi pada tahun 2021 dan 2022 tetapi tidak dilaporkan ke kantor," ungkap laporan tersebut, seperti dimuat Anadolu Ajansi pada Jumat, 15 November 2024.


Laporan tersebut mencatat bahwa banyak kasus masih belum terselesaikan, dengan analisis berkelanjutan yang sedang berlangsung.

"Penting untuk digarisbawahi bahwa, hingga saat ini, AARO belum menemukan bukti makhluk luar angkasa, aktivitas, atau teknologi," tambahnya.

Direktur AARO, Jon Kosloski mengklaim kantornya berhasil menyelesaikan 118 kasus selama periode pelaporan, yang ternyata merupakan objek biasa seperti berbagai jenis balon, burung, dan sistem udara tak berawak (UAS).

"Laporan tentang fenomena anomali tak dikenal, khususnya di dekat lokasi keamanan nasional, harus ditanggapi dengan serius dan diselidiki dengan ketelitian ilmiah oleh pemerintah AS," ungkapnya.

AARO sejauh ini telah meninjau lebih dari 1.650 kasus.

Laporan tersebut muncul sehari setelah sidang di subkomite DPR AS di mana beberapa mantan pejabat pemerintah mengatakan UFO itu nyata dan warga Amerika harus mengetahui kebenarannya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya