Berita

Polisi berjaga di Stade de France, Saint-Denis, Prancis, 13 November 2024/Reuters

Dunia

Paris Siapkan Keamanan Ketat Jelang Laga Prancis vs Israel

Laporan: Sarah Alifia Suryadi
KAMIS, 14 NOVEMBER 2024 | 13:52 WIB

Pihak berwenang Prancis meningkatkan langkah keamanan Stade de France menjelang pertandingan sepak bola antara Prancis dan Israel pada Kamis 14 November 2024 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.

Kebijakan ini diambil untuk menghindari terulangnya bentrokan kekerasan yang melibatkan pendukung Israel di Amsterdam pekan lalu.

Insiden tersebut menambah ketegangan di tengah hubungan diplomatik Presiden Prancis Emmanuel Macron dan pemimpin Israel Benjamin Netanyahu.


Sekitar 4.000 polisi akan diterjunkan untuk mengamankan stadion, area sekitar, dan transportasi umum di Paris. Kepolisian Prancis menyatakan bahwa jumlah ini tiga hingga empat kali lipat lebih banyak dibandingkan pengamanan untuk acara serupa sebelumnya.

"Ini tindakan yang luar biasa," kata Laurent Nunez, Kepala Polisi Paris, dikutip Kamis 14 November 2024.

Selain itu, hanya bendera Prancis dan Israel yang diizinkan masuk ke dalam stadion.

Meskipun Macron diperkirakan hadir sebagai bentuk solidaritas, jumlah penonton diprediksi akan lebih rendah dari biasanya.

Hanya sekitar 20.000 penggemar yang diperkirakan akan hadir di stadion yang memiliki kapasitas 80.000 tempat duduk.

Survei dari kelompok pendukung Prancis, Les Irreductibles Français, menunjukkan bahwa sekitar 15 persen anggotanya akan memboikot pertandingan ini, sementara sekitar 30 persen mengkhawatirkan aspek keamanan.

Meski demikian, beberapa pihak menanggapi kekhawatiran ini dengan sikap optimistis.

"Kami akan terus melaju, kami akan bertarung di lapangan," ujar bek Prancis Dayot Upamecano, yang juga memahami keputusan sebagian orang untuk tidak datang.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya