Berita

Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono/RMOL

Politik

AHY Ingin Selesaikan Konflik Tanah Secara Adil

KAMIS, 14 NOVEMBER 2024 | 13:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya aspek keadilan dalam penanganan kasus pertanahan.

Pernyataan ini disampaikannya dalam rapat koordinasi pencegahan dan penyelesaian tindak pidana pertanahan yang dihadiri Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan perwakilan TNI-Polri di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Kamis 14 November 2024.

"Ada keinginan kuat dari berbagai kementerian dan lembaga untuk bisa sama-sama membantu menyelesaikan isu-isu baik itu sengketa maupun Konflik pertanahan," jelasnya.


AHY menekankan bahwa mafia tanah bukan hanya individu, tetapi kejahatan terorganisir yang melibatkan banyak pihak, termasuk potensi keterlibatan aparat penegak hukum.

"Keadilan itu harus ditegakkan, tidak boleh tebang pilih dan pilih kasih, harus berlaku adil bagi semua," tegas AHY. 

Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) itu mengungkapkan, upaya penyelamatan selama ini berhasil mencegah kerugian hingga triliunan rupiah. 

"Bayangkan kalau itu semua bisa bergulir untuk pertumbuhan ekonomi, investasi, terbukanya lapangan pekerjaan," imbuh Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Rapat koordinasi ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk melindungi hak-hak masyarakat dan menindak tegas pelaku mafia tanah, baik individu maupun kelompok, demi mewujudkan keadilan di sektor pertanahan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya