Berita

Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dalam pertemuan di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada Selasa, 12 November 2024 waktu setempat/Instagram resmi @prabowo

Bisnis

Program Makan Bergizi Gratis Indonesia Dapat Dukungan dari Presiden AS Joe Biden

Laporan: Jelita Mawar Hapsari
RABU, 13 NOVEMBER 2024 | 14:48 WIB

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, memberikan dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto. 

Dukungan ini disampaikan melalui pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih di situs resmi whitehouse.gov setelah pertemuan antara Biden dan Prabowo di Gedung Putih, Washington DC, pada Selasa, 12 November 2024 waktu setempat.

"Presiden Biden juga menyatakan dukungannya terhadap program nasional Indonesia untuk menyediakan makanan bergizi dan sehat bagi anak sekolah dan ibu hamil," tulis pernyataan Gedung Putih yang dikutip pada Rabu, 13 November 2024.


Kedua pemimpin juga menegaskan komitmen mereka untuk mempererat kerja sama di sektor kesehatan, khususnya dalam penelitian klinis terkait penyakit kronis.

"Kedua negara juga berkomitmen untuk memajukan kerja sama kesehatan guna memajukan penelitian klinis, tujuan kesehatan masyarakat, dan sistem kesehatan untuk mengatasi kondisi kesehatan yang baru muncul dan kronis, serta penyakit menular, termasuk tuberkulosis," demikian keterangan tersebut.

Di samping itu, kedua pemimpin menyambut positif penandatanganan Nota Kesepahaman mengenai kerja sama di bidang kesehatan antara Indonesia dan Amerika Serikat yang akan dilaksanakan di masa depan. 

Hal ini menunjukkan komitmen kedua negara untuk berkolaborasi guna mewujudkan transformasi kesehatan Indonesia.

Sementara itu, pemerintah Indonesia telah menetapkan target awal Program MBG yang akan diluncurkan pada 2025 untuk meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak serta ibu hamil dan menyusui di berbagai daerah.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya