Berita

Ilustrasi/Ist

Politik

RUU TNI Didorong Masuk Prolegnas 2025-2029

SELASA, 12 NOVEMBER 2024 | 19:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

komisi I DPR mengusulkan agar Revisi UU Nomor 34/2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Jangka Menengah 2025-2029. 

Usulan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR, Anton Sukartono dalam rapat koordinasi para pimpinan komisi dengan Badan Legislasi (Baleg) DPR, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 12 November 2024. 

Selain RUU TNI, Komisi I DPR juga mengusulkan agar RUU Penyiaran masuk dalam Prolegnas Prioritas 2025. 


"Komisi I telah menyampaikan kepada Baleg, yaitu RUU Prolegnas jangka menengah 2025-2029 sebagai berikut; a. RUU atas perubahan perubahan UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran; b. RUU atas Perubahan UU Nomor 34 Tahub 2004 tentang TNI," kata Anton. 

Meski begitu, dari dua RUU tersebut, hanya RUU Penyiaran yang diusulkan masuk Prolegnas Prioritas 2025. 

Sedangkan, RUU TNI hanya masuk daftar RUU Prolegnas Jangka Menengah hingga 2029. 

“Demikianlah yang dapat kami sampaikan terkait dengan RUU usulan Komisi I DPR RI dalam Prolegnas RUU Jangka Menengah 2025-2029 dan Prolegnas RUU Prioritas DPR RI tahun 2025. Wassalamualaikum,” tutup Anton.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya