Berita

Kebersamaan Sandiaga Uno dan Presiden Prabowo Subianto/Ist

Bisnis

Sandiaga Dukung Perjuangan Prabowo Bangun Ekonomi Syariah

SELASA, 12 NOVEMBER 2024 | 18:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketimpangan sosial masih menjadi salah satu tantangan serius yang dihadapi Indonesia. Meski pertumbuhan ekonomi terus berjalan, masih banyak masyarakat yang belum merasakan manfaatnya secara merata. 

Jurang ekonomi antara kelompok kaya dan miskin kian lebar, memperlihatkan bahwa kemajuan ekonomi belum menyentuh seluruh lapisan masyarakat. 

Dalam upaya mencari solusi atas masalah ini, mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penerapan sistem ekonomi syariah sebagai solusi.


"Inilah yang sedang diperjuangkan oleh Bapak Presiden Prabowo," kata Sandiaga lewat akun X miliknya, Selasa 12 November 2024.

Bersama Masyarakat Ekonomi Syariah DKI Jakarta (MESDK Jakarta), Sandiaga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung ekonomi yang berkeadilan. 

Menurutnya, sistem ekonomi syariah memiliki potensi untuk menciptakan keadilan sosial yang lebih merata, karena prinsip-prinsipnya yang berbasis pada kejujuran, keadilan, dan kerja sama tanpa riba.

"Karena ini adalah perjuangan bersama agar kita dan seluruh masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaatnya," ujar mantan Wakil Gubernur Jakarta pendamping Anies Baswedan itu.

Selain itu, Sandiaga percaya ekonomi syariah ini bisa mendorong sektor usaha kecil dan menengah (UMKM), yang memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya