Berita

Presiden Prabowo Subianto bersama Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi-Taj Yasin/Rep

Politik

Diungkap Menko Budi Gunawan

Prabowo Tak Kerahkan Struktur Negara untuk Menangkan Paslon

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 19:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto tidak mengerahkan struktur negara dalam memberikan dukungan terhadap pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin atau Gus Yasin di Pilkada Jawa Tengah (Jateng) 2024.

"Beliau (Presiden Prabowo) tidak mengerahkan struktur negara ini untuk memenangkan salah satu paslon," kata Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan usai menerima audiensi dengan komisioner Kompolnas di kantornya pada Senin, 11 November 2024.

Sebaliknya, Budi memastikan bahwa Prabowo menyerahkan seluruhnya kepada masyarakat.


"Menyerahkan sepenuhnya kepada rakyat untuk memilih paslon manapun yang kira-kira mumpuni. Kalau pertanyaannya apakah sesuai aturan boleh atau tidak, maka jawabannya dari sisi aturan, kami lihat tidak ada hal yang dilanggar," jelas Budi.

Budi pun mencontohkan bila ada pemimpin negara demokrasi yang memberikan dukungan ke salah satu paslon, salah satunya di Amerika, secara terbuka Presiden itu meng-endorse salah satu paslon tertentu.

"Tetapi yang patut kita puji dari bapak Presiden, beliau tidak mengarahkan struktur negara ini untuk bergerak memenangkan salah satu paslon dan menyerahkan sepenuhnya pada rakyat yang memilih paslon manapun ya kira-kira dipilih. Kira-kira ini ya," beber Budi.

Viral video Presiden Prabowo Subianto memberikan rekomendasi Calon Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Calon Wakil Gubernur Taj Yasin Maimun sebagai orang yang tepat dan memahami masalah di Jateng.

“Komjen Ahmad Luthfi berpengalaman sebagai Kapolda Jateng, Taj Yasin Maimun juga pengalaman sebagai Wakil Gubernur. Ini kolaborasi tepat,” ujar Prabowo dalam video yang diunggah di akun Instagram Ahmad Luthfi dikutip Sabtu, 9 November 2024.

Dengan pengalaman itu, Prabowo meyakini keduanya mampu menjadi solusi permasalah di Jateng dan bisa menjadi kepanjangan pemerintah pusat dalam mewujudkan visi presiden.

Di sisi lain, Prabowo juga menaruh harapan kepada Taj Yasin Maimun yang tak lain merupakan anak ulama besar, KH. Maimun Zubair. Bahkan Prabowo menyebut Mbah Moen merupakan gurunya.

“Saya sangat menghormati beliau,” singkat Prabowo menghormati Taj Yasin.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya