Berita

JD Vance/AP

Dunia

Dulu Penuh Kritik, Sekarang JD Vance akan Tunjukkan Kesetiaannya untuk Trump

Laporan: Sarah Alifia Suryadi
SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 14:53 WIB

James David "JD" Vance, yang sebelumnya dikenal sebagai kritikus Donald Trump, kini akan berdampingan dengan Trump sebagai wakil presiden. Ia juga menjadi wakil presiden termuda sejak era Richard Nixon. 

Delapan tahun lalu, saat kampanye pemilihan presiden 2016, Vance pernah menyebut Trump sebagai “idiot” dan “tercela.” Bahkan, ia membandingkan pengusaha tersebut dengan Adolf Hitler. 

Namun, seiring berjalannya waktu, sikap Vance terhadap Trump berubah drastis. Kini, di usia 40 tahun, Vance menjadi salah satu pendukung gerakan "Make America Great Again."


Profil JD Vance

Vance dilahirkan dalam keluarga kelas pekerja di Middletown, Ohio. Pengalamannya tumbuh di daerah Rust Belt menjadi inspirasi memoar Hillbilly Elegy yang diterbitkan pada 2016. 

Buku tersebut mengungkap kerasnya kehidupan yang dijalani keluarganya, termasuk perjuangan sang ibu melawan kecanduan, dan upayanya memahami dukungan masyarakat miskin kulit putih terhadap Trump.

Memoar ini diadaptasi menjadi film oleh Ron Howard, yang kemudian mendongkrak popularitasnya.

Sebelum terjun ke politik, Vance memiliki latar belakang yang beragam. Ia bergabung dengan Korps Marinir pada 2003-2007 sebagai petugas urusan publik, menerima beberapa penghargaan, termasuk Medali Prestasi Angkatan Laut dan Korps Marinir serta Medali Kampanye Irak.

Setelah bertugas, ia melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Yale dan berkarir sebagai kapitalis ventura di San Francisco.

Transformasi Politik JD Vance 

Pada 2022, Vance mencalonkan diri dan memenangkan kursi Senat di Ohio, mengalahkan kandidat Demokrat Tim Ryan. 

Dalam kampanye ini, ia menunjukkan kesetiaannya terhadap Trump, yang membantunya meraih dukungan mantan presiden tersebut. 

Vance mengakui bahwa perubahan pandangannya terhadap Trump dipicu kesadaran bahwa kritiknya sebelumnya lebih menyoal gaya daripada substansi kebijakan.

"Saya terlalu fokus pada gaya Trump sehingga mengabaikan bagaimana ia menawarkan kebijakan luar negeri, perdagangan, dan imigrasi yang sangat berbeda," ujar Vance kepada The New York Times pada Juni 2024.

Transformasi politik ini menuai kritik, termasuk dari profesor politik David Niven yang menilainya sebagai bentuk oportunisme. 

"Vance adalah gaung Trump," ujar Niven, yang juga pernah bekerja untuk Partai Demokrat, dikutip 11 November 2024. "bukan suara baru." tandasnya.

Namun, dukungan kuat Vance terhadap kebijakan pertahanan dan sikap skeptis terhadap perusahaan besar justru memperkuat simpati dari basis pendukung Trump yang mendambakan perubahan dalam Partai Republik.

Dengan terpilihnya Vance sebagai wakil presiden, Trump menegaskan arah baru Partai Republik yang lebih fokus pada kelas pekerja sekaligus menjadikannya figur utama dalam era baru mendatang.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya