Berita

Anggota Komisi II DPR Fraksi PDIP, Deddy Sitorus/Ist

Politik

Ini Saran PDIP ke Prabowo soal Pilkada 2024

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 13:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Prabowo Subianto disarankan untuk mengambil cuti sebagai presiden apabila ingin berkampanye di Pilkada 2024.

Pasalnya, belakangan viral di media sosial Prabowo menyampaikan dukungan secara terbuka untuk Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

Saran itu disampaikan Anggota Komisi II DPR Fraksi PDIP, Deddy Sitorus dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II DPR dengan penjabat (Pj) kepala daerah di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 11 November 2024. 


Awalnya, Deddy mengapresiasi pidato perdana Prabowo saat pelantikan Presiden ke-8 RI pada 20 Oktober 2024 lalu, di mana dia memastikan tak akan cawe-cawe terhadap Pilkada.

"Saya terharu Pak, karena sebelumnya banyak sekali peristiwa yang membuat kita meragukan di beberapa tempat provinsi, yang intervensi berbagai instrumen kekuatan negara itu sangat nyata, telanjang, dan masif," kata Deddy. 

Deddy menjelaskan, harapan untuk Pemilu berlangsung jujur dan adil seketika hilang ketika presiden menjadi juru kampanye pasangan calon tertentu.

Sebagai ketua umum partai, dia menilai bahwa tak masalah apabila Prabowo menyatakan dukungan, namun dilakukan sebelum masa kampanye.

"Tetapi sebagai presiden yaitu tadi ada tahapan, regulasi yang harus diikuti," tegas Deddy

Politikus PDIP ini mengurai, selain ketum partai, Prabowo memegang 3 jabatan yang sangat penting di antaranya kepala negara, kepala pemerintahan, dan panglima tertinggi angkatan bersenjata. 

"Saya takutnya, walaupun mungkin Pak Presiden tidak berniat atau tidak terpikirkan, ada itu menjadi acuan seluruh instrumen di bawahnya, bisa ditangkap secara berbeda, bisa multiinterpretasi pak. Saya kira hal ini harus diluruskan," tegasnya.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya