Berita

Presiden AS, Joe Biden/Net

Dunia

Biden Lobi Trump Agar Tidak Meninggalkan Ukraina

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 11:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pertemuan antara Presiden AS, Joe Biden dengan kandidat terpilih Donald Trump akan digelar pada Rabu, 13 November 2024 mendatang. 

Menurut penasihat keamanan nasional Jake Sullivan, pertemuan itu diagendakan untuk membahas prioritas utama kebijakan dalam negeri dan luar negeri di bawah kekuasaan Trump lima tahun ke depan. 

"Presiden akan memiliki kesempatan untuk menjelaskan kepada Presiden Trump bagaimana dia melihat berbagai hal, di mana posisinya, dan berbicara dengan Presiden Trump tentang bagaimana Presiden Trump berpikir untuk menangani masalah-masalah ini saat dia menjabat," kata Sullivan, seperti dimuat VOA pada Senin, 11 November 2024.


Meskipun Sullivan tidak menyebutkan topik apa yang akan dibahas keduanya, percakapan mereka hampir pasti akan membahas perang Ukraina dengan Rusia, yang telah dijanjikan Trump untuk segera diakhiri, meskipun ia tidak mengatakan bagaimana caranya.

"Presiden Biden akan memiliki kesempatan selama 70 hari ke depan untuk menyampaikan pendapatnya kepada Kongres dan pemerintahan yang akan datang bahwa Amerika Serikat tidak boleh meninggalkan Ukraina, bahwa meninggalkan Ukraina berarti lebih banyak ketidakstabilan di Eropa," kata Sullivan.

Ketika ditanya apakah itu berarti Biden akan meminta Kongres untuk meloloskan undang-undang guna mengesahkan lebih banyak pendanaan untuk Ukraina, Sullivan menundanya.

"Saya di sini bukan untuk mengajukan proposal legislatif tertentu. Presiden Biden akan menyampaikan pendapat bahwa kita memang membutuhkan sumber daya yang berkelanjutan untuk Ukraina setelah masa jabatannya berakhir," kata Sullivan.

Washington telah memberikan bantuan militer dan ekonomi AS senilai puluhan miliar dolar kepada Ukraina sejak negara itu diserbu oleh Rusia pada bulan Februari 2022, pendanaan yang telah berulang kali dikritik dan ditentang Trump bersama anggota parlemen Republik lainnya.

Tahun lalu Trump bersikeras bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin tidak akan pernah menginvasi Ukraina jika dia berada di Gedung Putih saat itu. 

Dia mengatakan Ukraina mungkin harus menyerahkan wilayah untuk mencapai perjanjian damai, sesuatu yang ditolak Ukraina, dan Biden tidak pernah menyarankannya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pekan lalu mengatakan dia tidak mengetahui rincian rencana Trump untuk mengakhiri perang Ukraina, tapi dia yakin bahwa akhir yang cepat akan memerlukan konsesi besar bagi Kyiv.

Kongres AS mengalokasikan lebih dari 174 miliar dolar AS untuk Ukraina di bawah Biden. 

Laju bantuan hampir pasti akan turun di bawah Trump dengan Partai Republik yang akan mengambil alih kendali Senat AS dengan mayoritas 52 kursi.

Kendali DPR AS di Kongres berikutnya belum jelas dengan beberapa suara masih dihitung. Partai Republik telah memenangkan 213 kursi, hanya kurang dari 218 kursi yang dibutuhkan untuk mayoritas. 

Jika Partai Republik memenangkan kedua majelis, itu berarti sebagian besar agenda Trump akan lebih mudah lolos di Kongres.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya