Berita

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)/Net

Politik

Sekolah Damai BNPT, Benteng Toleransi Sejak Usia Dini

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 10:06 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengadakan Program Sekolah Damai, yang bertujuan mengajarkan toleransi dan keberagaman sejak dini. 

Program ini memasukkan nilai-nilai empati dan kebangsaan ke dalam kurikulum dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah.

Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) sekaligus anggota ahli BNPT, Dr. Andik Matulessy mengatakan pendidikan sebaiknya tidak hanya fokus pada kecerdasan akademis tetapi juga pada soft skill, seperti empati dan menghargai perbedaan.


“Tidak cukup mengajarkan toleransi pada jenjang pendidikan tinggi saja. Sekolah Damai perlu diimplementasikan dari tingkat paling bawah, bahkan mulai dari taman kanak-kanak,” katanya lewat keterangan tertulis, Senin 11 November 2024.

Selain peran sekolah, Andik juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi dan memantau aktivitas anak, terutama dalam penggunaan media sosial, agar anak-anak tidak terpengaruh hal negatif.

"Ketika orang tua cenderung abai atau hanya membiarkan anak terpapar media sosial tanpa pengawasan, mereka membuka celah bagi anak untuk mencari interaksi dari sumber yang belum tentu benar,” kata dia.

Program Sekolah Damai ini sejalan dengan visi BNPT untuk menciptakan generasi yang kuat dalam ideologi dan nasionalisme menuju Indonesia Emas 2045. 

Program ini melibatkan guru, siswa, orang tua, dan staf sekolah dalam kegiatan budaya dan kampanye kesadaran untuk membangun lingkungan sekolah yang toleran dan damai.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya