Berita

Sumber foto: Wikimedia Commons via voi.id

Bisnis

Garuda Indonesia Bakal Rombak Jajaran Direksi, Dirut Kemungkinan Diganti

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 08:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Isu bahwa jajaran direksi PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) bakal mengalami perombakan, dijawab langsung oleh Direktur utama Garuda, Irfan Setiaputra.

Irfan menegaskan Garuda akan melakukan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 15 November mendatang. 

Menurutnya, rapat tersebut meminta persetujuan pemegang saham untuk mengubah susunan direksi dan komisaris. Perombakan jajaran direksi tentu akan mengikuti hasil dari RUPSLB tersebut.


“Saat ini kami professional. Jadi ketika diminta, kita terima kasih. Ketika diganti kita juga terima kasih, kalau memang perlu diganti,” kata Irfan kepada wartawan, akhir pekan lalu, dikutip Senin 11 November 2024. 

Irfan juga mengatakan seluruh keputusan penggantian jajaran direksi dan komisaris merupakan wewenang dari para pemegang. Menurutnya pemegang saham tentu memiliki banyak pertimbangan. 

Ketika ditanya soal kabar yang beredar ia akan digantikan oleh Plt CEO Lion Air Wamildan Tsani Panjaitan, Irfan lagi-lagi hanya mengatakan  segala keputusan berada di tangan pemegang saham. 

Mayoritas saham garuda dipegang pemerintah melalui Menteri BUMN.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Erick Thohir mengatakan RUPSLB Garuda bakal menjelaskan alasan perubahan pengurus tersebut. Lantas, ia meminta untuk menunggu hasil rapat itu terlebih dahulu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya