Berita

Presiden terpilih AS, Donald Trump dan Presiden otoritas Palestina, Mahmoud Abbas/Net

Global

Presiden Palestina Siap Kerja Sama dengan Trump Capai Perdamaian

MINGGU, 10 NOVEMBER 2024 | 11:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Melalui percakapan telepon, Presiden otoritas Palestina, Mahmoud Abbas menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan pemimpin Amerika Serikat yang baru terpilih, Donald Trump.

Mengutip Kantor berita resmi Palestina, WAFA pada Minggu, 10 November 2024, Abbas pada kesempatan itu menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Trump di pemilihan presiden AS.

Abbas kemudian mengungkap kesiapan Palestina untuk menjalin kerja sama dengan Trump dan menciptakan kedamaian di wilayah mereka.


"Kami siap bekerja sama untuk mencapai perdamaian yang adil dan menyeluruh, berdasarkan legitimasi internasional," ujarnya pada Trump.

Trump merespons dengan menyatakan komitmennya untuk mengakhiri konflik yang sedang berlangsung di Gaza dan bekerja sama dengan pemangku kepentingan terkait lainnya untuk mendorong perdamaian di sana.

Israel telah melanjutkan serangan yang menghancurkan di Gaza sejak Oktober tahun lalu meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera.

Lebih dari 43.500 orang telah tewas sejak saat itu, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan lebih dari 102.700 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.

Upaya mediasi yang dipimpin oleh AS, Mesir, dan Qatar untuk mencapai gencatan senjata di Gaza dan kesepakatan pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas telah gagal karena Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak menghentikan perang.

Israel menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perang mematikannya di Gaza.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya