Berita

Anggota Komisi III DPR RI F-PKB, Abdullah/RMOL

Politik

Legislator PKB Ingatkan Aparat Penegak Hukum jaga Netralitas di Pilkada Serentak 2024

SABTU, 09 NOVEMBER 2024 | 10:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aparat penegak hukum (APH) diharapkan untuk tetap menjaga independensinya dalam mengawal pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. 

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah, mengingatkan pentingnya netralitas aparat penegak hukum (APH) menjelang Pilkada Serentak 2024. Menurutnya, netralitas APH merupakan hal yang mutlak dan tidak dapat ditawar. 

“Ya kalau netralitas haruslah ya. Harus, pasti. Harga matilah, ya. Wajah demokrasi kita itu bukan hanya menentukan masa depan negara kita,” tegas Abdullah kepada wartawan, Sabtu 9 November 2024. 


Mas Abdullah, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa keberhasilan Pilkada tidak hanya bergantung pada partisipasi masyarakat, tetapi juga pada integritas aparat yang bertugas. 

“Nah demokrasi ini ketika APH tidak netral itu, wajah demokrasi rusak,” tegasnya. 

Atas dasar itu, Mas Abdullah menegaskan bahwa pengawasan terhadap netralitas APH sangat penting untuk memastikan Pilkada berjalan dengan jujur dan adil. Sebab, menurutnya, kualitas demokrasi yang buruk akan berakibat pada rusaknya tatanan negara.

“Demokrasi yang rusak, ya negaranya rusak,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya