Berita

Paslon nomor 02, Ridha Darmajaya-Abdul Rani pada debat Pilkada Medan 2024/Repro

Politik

Debat Pilkada Medan 2024, Paslon 02 Fokus ‘Nyerang’ Bobby Nasution

JUMAT, 08 NOVEMBER 2024 | 22:57 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Debat Pilkada Medan 2024 digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan di Hotel Four Poin, Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat, 8 November 2024.

Tema yang mengambil tema ‘Menyejahterakan Masyarakat dan Membangun Daerah Kota Medan’ ini dihadiri oleh tiga pasangan calon yang bertarung di Pilkada Medan yakni paslon 01 Rico Waas-Zakiyuddin Harahap, paslon 02 Prof Ridha Darmajaya-Abdul Rani dan paslon 03 Hidayatullah-Yasyir Ridhoe Loebis.

Ketiga pasangan calon ini mengawali debat dengan menyampaikan visi misi mereka kepada publik. Masing-masing menyampaikan program terbaiknya.


Akan tetapi saat momen debat langsung, pasangan 02 justru terkesan lebih fokus menyerang Bobby Nasution. Berulang kali mereka menyebut kondisi Kota Medan yang banyak persoalan mulai dari persoalan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat hingga persoalan transportasi itu disebabkan pemimpin Kota Medan dalam 5 tahun terkahir gagal dalam membangun Kota Medan.

“Sudahlah cukup kita berkelit, menutup mata melihat realitas yang terjadi dipaksa pasrah. Jangan karena ingin dianggap sebagai paslon yang ingin melanjutkan walikota sebelumnya. Kalau kami tegas, Wali Kota Medan Bobby Nasution tidak kompeten tidak kompeten dalam mengelola sistem transportasi kota Medan,” begitu salah satu penggalan kalimat yang disampaikan Prof Ridha Darmajaya saat sesi menjawab persoalan masalah transportasi di Kota Medan.

“Persoalan utama adalah sebenarnya wali kota Medan tidak mempunyai kesungguhan dalam mencari akar permasalahan, yang menyebabkan terjadi pengangguran yang tinggi,” kata calon wakil Wali Kota Medan, Abdul Rani saat menjawab persoalan pengentasan pengangguran.

Hal ini berbeda dengan dua pasangan calon lain yakni paslon 01 dan 03 yang lebih memilih mengedepankan komitmen dan kreasi program mereka dalam mengentaskan berbagai persoalan seperti pendidikan, kesejahteraan hingga lapangan pekerjaan dan pengembangan usaha mikro masyarakat.

Seluruh pertanyaan pada debat ini disusun oleh para panelis seperti Panelis debat Prof. Dr. Kusbianto, Dr Faisal Mahrawa, Assic Prof. Dr. Zainuddin, Agussyah Damanik dan Truly Okto Purba.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya