Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Pemberantasan Judi Online Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas

JUMAT, 08 NOVEMBER 2024 | 10:03 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Fenomena penegakan hukum dalam memberantas judi online cenderung tebang pilih dan diskriminatif

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto saat merespons adanya perbedaan sikap Polri dalam menangani pelaku promosi judi online antara artis dengan Gunawan Sadbor.

"Itulah fakta dan realitas sikap tebang pilih hukum terhadap pelaku judol. Selama ada koneksitas dan beking, tidak akan tersentuh oleh hukum," kata Hari kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Jumat, 8 November 2024.


“Sebagus apapun sistem hukum, selama tidak ada keseriusan dan kepatuhan terhadap hukum, maka hukum hanya akan tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” tambahnya.

Menurut Hari, pengaruh politik kerap menghiasi langkah penegakan hukum terutama dalam pemberantasan judi online. 

"Terlebih pengaruh politik lebih mendominasi dari hukum, padahal persoalan hukum sering sejalan dengan persoalan politik," pungkas Hari.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya