Berita

Timnas Indonesia saat menjamu Australia di SUGBK beberapa waktu lalu/PSSI

Sepak Bola

Wasit Iran Pimpin Laga Indonesia Lawan Jepang, Vs Arab dari Uzbekistan

RABU, 06 NOVEMBER 2024 | 06:06 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wasit asal Iran akan memimpin laga Timnas Indonesia saat menghadapi Jepang dalam lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 15 November 2024. Sementara saat menjamu Australia pada 19 November 2024 akan dipimpin wasit asal Uzbekistan.

Dua laga tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Menurut Sekjen PSSI Yunus Nusi, penunjukkan dua wasit ini merupakan respons AFC atas usulan PSSI, yang tidak mau laga Timnas Indonesia dipimpin oleh wasit yang berasal dari sub-konfederasi yang sama dengan lawannya.


"Beberapa waktu lalu saya hadiri konferensi AFC di Korea Selatan dan kami sampaikan itu," kata Yunus Nusi kepada wartawan, Selasa, 5 November 2024.

"Untuk laga kita lawan Jepang (wasitnya) dari Iran, yang lawan Arab Saudi dari Uzbekistan," sambungnya.

Adapun wasit Iran yang dimaksud sebut adalah Bonyadifard Mooud. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Mooud pernah memimpin laga Liga 1 2017 untuk laga Bhayangkara FC vs Sriwijaya, Persija Jakarta vs PSM Makassar, dan Arema vs Persib Bandung. Sedangkan wasit asal Uzbekistan diyakini adalah Lutfullin Rustam.

"Untuk wasit VAR dari beberapa negara itu tidak ada masalah bagi kami. Yang pasti keinginan kami terobati," kata Yunus Nusi.

"Sebab, kita tahu bersama Iran bersahabat dengan kita, kita tidak berharap mereka membantu tapi mereka netral," tutupnya.

Indonesia sebelumnya merasa dirugikan atas kepemimpinan wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf, di laga kontra Bahrain. Wasit Ahmed Al Kaf dinilai berat sebelah dan menguntungkan Bahrain.

PSSI pun melancarkan protes kepada AFC atas kepemimpinan wasit Ahmed Al Kaf. Namun protes tersebut tidak digubris sama sekali.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya