Berita

Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyambangi kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kamis, 31 Oktober 2024/RMOL

Politik

Kunjungi Bappenas, AHY Bahas Sinkronisasi Pembangunan Nasional

KAMIS, 31 OKTOBER 2024 | 18:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyambangi kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), di Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 31 Oktober 2024.

Kunjungan AHY ini adalah untuk membahas sinkronisasi kebijakan pembangunan nasional jangka menengah dan panjang. AHY turut didampingi oleh Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman.

"Saya dalam kapasitas sebagai Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ingin menyelaraskan dengan segala yang menjadi bagian dari visi misi Presiden Prabowo Subianto," kata AHY.


AHY menegaskan, agar pembangunan berjalan baik maka harus melibatkan aspirasi semua pemangku kepentingan. Termasuk Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Transmigrasi, dan Kementerian Perhubungan.

Dia juga menekankan pentingnya upaya bersama untuk mencegah kebocoran dan meningkatkan efisiensi dalam pembangunan fisik, serta memperkuat konektivitas di seluruh wilayah Indonesia. 

AHY berharap infrastruktur bisa menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan, dengan tetap menjaga prinsip keberlanjutan lingkungan hidup.

“Jadi ini semua agenda besar, bukan hanya kita ingin mewujudkan cita-cita nasional, tapi juga kita harus comply sebagai warga dunia yang bertanggung jawab. Kita ingin pembangunan kita juga sekali lagi (tak hanya) ditujukan pada prosperity, kesejahteraan rakyat, tapi juga kelestarian bumi kita," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya