Berita

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan penyelenggara Pemilu rapat bersama Komisi II DPR RI/RMOL

Politik

Mendagri Tugasi Ribka Haluk Urus Papua dan Bima Arya Dukcapil

KAMIS, 31 OKTOBER 2024 | 13:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan tugas berbeda kepada Wamendagri Ribka Haluk dan Bima Arya.

Hal itu disampaikan Tito saat rapat bersama Komisi II DPR RI, di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis, 31 Oktober 2024.

Tito mengatakan, untuk Ribka Haluk diberikan tugas khusus urusan Papua.


"Beliau sudah jago (soal Papua). Beliau kalau sebelum sekali cek Papua maksudnya silakan Ibu pulang kampung ke Papua. Karena kalau yang bukan orang Papua datang ke sana 5,5 jam sampai di situ satu hari pulang lagi 5,5 jam sama halnya dengan ke Hong Kong," kata Tito.

Sementara Bima Arya, kata Tito, ditugasi menjadi koordinator pengawas kependudukan dan catatan sipil (dukcapil).

Menurutnya, sekarang Bima Ary lagi diberi tugas besar untuk menjadi platform utama digitalisasi pemerintahan dan sistem pemerintahan berbasis elektronik atau e-government.

"Sudah didesain Menpan RB dan Bapak Luhut Panjaitan. Pak Prabowo menginginkan digitalisasi pemerintahan layanan publik itu betul-betul terjadi," kata Tito.

Selain itu, Bima Arya juga ditugaskan menjadi koordinator Ditjen Politik dan Pemerintahan. 

"Di antaranya yang penting sekali yang sekarang dalam jangka pendek itu adalah masalah Pilkada monitoring desk Pilkada," demikian Tito.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya