Berita

Rapat kerja Komisi II DPR RI dengan Kemendagri dan penyelenggara Pemilu/RMOL

Politik

Kemendagri Akan Mengkaji soal Paket Politik

KAMIS, 31 OKTOBER 2024 | 12:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyinggung soal paket politik dalam rapat bersama Komisi II DPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Kamis, 31 Oktober 2024. Kemendagri pun siap melakukan kajian ilmiah yang nantinya akan didiskusikan dengan parlemen.

Tito mengatakan telah memikirkan ihwal paket politik dari usulan mantan Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia yang di dalamnya terdapat beberapa sistem yang perlu diperbaiki.

"Setelah selesai desk Pilkada itu adalah kita mulai memikirkan kembali terhadap sistem demokrasi, sistem kepemiluan, sistem pilkada, apakah mungkin termasuk ide dari DPR Bang Doli, saya sudah baca juga untuk menyusun revisi UU tersebut dalam satu paket omnibus law," kata Tito Karnavian.


Menurutnya, paket politik itu bisa disatukan dalam paket UU Omnibus Law dan akan didiskusikan dengan parlemen.

"Boleh saja ini salah satu opsi tapi kita perlu didiskusikan antara DPR dan pemerintah. Di samping juga melibatkan kajian ilmiah dari peneliti akademik dan lain-lain," ucapnya.

Ia menuturkan, untuk kajian itu akan diserahkan kepada Wamendagri Bima Arya.

"Ini tugasnya Pak Bima Arya karena beliau punya passion di situ, PhD-nya di bidang itu dan juga ketua asosiasinya, jadi beliau akademik sekaligus praktisi," terangnya.

"Kemudian beliau saya tugaskan juga karena kami enggak memiliki puspen kita tidak memiliki jurubicara, saya bilang Pak Bima Arya kan punya passion di bidang itu jadi jubir untuk puspen Kemendagri," tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya