Berita

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden/Net

Dunia

Biden Sebut Pendukung Trump Sampah, Picu Reaksi Keras dari Republik

RABU, 30 OKTOBER 2024 | 12:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sepekan jelang pemilihan umum, Presiden Amerika Serikat Joe Biden memicu kontroversi setelah mengolok pendukung kandidat Partai Republik Donald Trump sebagai sampah.

Biden mengomentari lelucon rasis yang dibuat seorang komedian di acara kampanye Trump di New York baru-baru ini yang menyamakan keturunan Puerto Riko dengan pulau sampah.

Presiden AS yang akan segera lengser itu kemudian menuduh balik pendukung Trump seperti sampah karena lelucon rasis tak masuk akal yang kerap mereka utarakan.


"Satu-satunya sampah yang saya lihat beredar di luar sana adalah para pendukungnya, penghujatannya terhadap warga Latin tidak masuk akal, dan itu tidak mencerminkan Amerika. Itu benar-benar bertentangan dengan semua yang telah kita lakukan," tegasnya, seperti dimuat Reuters pada Rabu, 30 Oktober 204.

Biden lebih lanjut memberikan pandangannya terhadap orang Puerto Rico yang baik dan terhormat, tidak seperti yang digambarkan para pendukung Trump.

"Saya tidak mengenal orang Puerto Rico yang, yang saya kenal atau Puerto Rico, tempat saya berasal di negara bagian asal saya Delaware, mereka adalah orang-orang yang baik, sopan, dan terhormat,” kata Biden.

Trump, yang sedang mengadakan kampanye di Allentown, merespons pernyataan Biden dengan menyebutnya sangat mengerikan.

Dia teringat bahwa komentar Biden sama dengan apa yang pernah Hillary Clinton kepada para pendukungnya dengan menyebut mereka sebagai "orang-orang yang menyedihkan" pada tahun 2016.

"Jadi, Anda harus ingat Hillary, dia mengatakan 'menyedihkan'. Menurut saya, 'sampah' lebih buruk," ujar Trump.

Dalam upaya menghindari kesalahpahaman, Biden kemudian mencoba menjelaskan pernyataannya di X.

“Sebelumnya hari ini saya menyebut retorika kebencian tentang Puerto Rico yang dilontarkan oleh pendukung Trump di rapat umum Madison Square Garden sebagai sampah yang merupakan satu-satunya kata yang dapat saya pikirkan untuk menggambarkannya,” tulis Biden.

”Penggambarannya terhadap orang Latin tidak dapat diterima. Itu saja yang ingin saya katakan. Komentar di rapat umum itu tidak mencerminkan siapa kita sebagai sebuah bangsa,” tambahnya.

Calon wakil presiden Trump, Senator Ohio J D Vance menyebut komentar Biden menjijikkan.

“Ini menjijikkan. Kamala Harris dan bosnya Joe Biden menyerang separuh negara,” tulisnya di X.

Karoline Leavitt, Sekretaris Pers Nasional Kampanye Trump, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Trump didukung oleh orang Latin, pemilih kulit hitam, petugas penegak hukum pekerja serikat, agen patroli perbatasan, dan orang Amerika dari semua agama.

"(Kamala) Harris, (Tim) Walz, dan Biden telah melabeli orang-orang Amerika yang hebat ini sebagai fasis, Nazi, dan sekarang, sampah," kata Leavitt.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya