Berita

Presiden LaLiga Spanyol, Javier Tebas/Icon Sport

Sepak Bola

Madrid Boikot Acara Ballon d'Or, Presiden LaLiga: Lebay

RABU, 30 OKTOBER 2024 | 12:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sikap Real Madrid yang enggan hadir dalam acara pemberian penghargaan Ballon d'Or 2024, karena tahu jagoan mereka kalah,  justru mendapat kecaman dari Presiden LaLiga Spanyol, Javier Tebas. 

Langkah Los Blancos itu dianggap Tebas terlalu berlebihan alias lebay.

Ballon d'Or 2024 resmi dimenangkan gelandang Manchester City, Rodri, dengan menyingkirkan penyerang Madrid, Vinicius Junior.


Beberapa jam sebelum acara berlangsung, Madrid dikabarkan mendapatkan bocoran hasil pemungutan suara di Paris. Mereka pun mengetahui kalau Vinicius gagal meraih trofi. Alhasil, raksasa Spanyol itu tak mengirim perwakilan sama sekali di acara puncak.

Semua perwakilan Madrid, seperti pelatih Carlo Ancelotti dan para pemain seperti Kylian Mbappe, Jude Bellingham, Antonio Ruediger, Federico Valverde, Dani Carvajal, dan kiper Andriy Lunin batal berangkat ke Prancis. Padahal mereka sebelumnya sudah memastikan akan hadir.

"Saya adalah penggemar Madrid. Nilai-nilai penting dari klub ini adalah bersikap sopan dan berjabat tangan saat kalah," ucap Tebas, dikutip L'Equipe, Rabu, 30 Oktober 2024.

"Saya pikir Real Madrid sudah kehilangan mentalitas itu sejak lama. Mereka seharusnya menghadiri acara tersebut dan tidak mempertanyakan sistem France Football yang transparan, dengan 100 jurnalis yang memberikan suaranya," sambungnya

Dalam acara pengaugerahan Ballon d'Or 2024, Real Madrid sebenarnya masih mampu meraih dua gelar. Yaitu trofi pelatih terbaik yang disabet Carlo Ancelotti, dan Real Madrid sebagai klub terbaik.

"Sikap Real Madrid yang merasa menjadi korban tidak perlu terjadi, dan itu berlebihan. Saya tidak tahu apa tujuan mereka. Kami juga mengalami kurangnya elegan semacam ini di Spanyol," tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya