Berita

Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, Rabu, 30 Oktober 2024/RMOL

Politik

Raker dengan Komisi IX DPR, Menaker Tekankan Lapangan Kerja Berkualitas Sesuai Asta Cita Prabowo

RABU, 30 OKTOBER 2024 | 12:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan komitmennya untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas sesuai dengan visi Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

Hal ini disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 30 Oktober 2024. 

Yassierli memaparkan, Asta Cita yang mencakup 8 misi dan 17 program prioritas, relevan dengan agenda ketenagakerjaan, khususnya pada misi ketiga dan keempat. 


"Jadi, nomor tiga itu meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur. Jadi yang relevan bagi kami adalah poin lapangan kerja yang berkualitas," tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa kementeriannya akan berkoordinasi dengan kementerian lain untuk mendorong penciptaan lapangan kerja berkualitas dan pengembangan sektor kewirausahaan serta industri kreatif. 

Sementara misi keempat, yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) berbasis sains dan teknologi, akan memperhatikan perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Sebagai langkah konkret, Menaker Yassierli menyampaikan rencana pembentukan direktorat khusus untuk menangani pelatihan dan pengembangan penyandang disabilitas.

"Ini sedang kami upayakan," tambahnya.

Program prioritas pemerintah 2024-2029, lanjut Yassierli, mencakup peningkatan kualitas lapangan kerja, pendalaman hilirisasi, industrialisasi, perlindungan tenaga kerja lokal, serta pengembangan kewirausahaan dan industri kreatif.

"Inilah sebagai gambaran program-program prioritas dari pemerintah yang baru," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya