Berita

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman/Net

Bisnis

Mentan Ungkap Vietnam Sasar Industri Sapi Perah di Poso

SELASA, 29 OKTOBER 2024 | 09:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Pertanian mengatakan, ada lima perusahaan industri sapi perah global yang serius untuk berinvestasi di Indonesia.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan lima perusahaan itu berasal dari Qatar, Brazil, Amerika Serikat, dan Vietnam. 

"Ada lima, ada dari Qatar, ada dari Brazil itu dua, kemudian kalau tidak salah dari Amerika, dan Vietnam," kata Mentan Amran di Jakarta, dikutip Selasa 29 Oktober 2024. 


Kata Amran, para investor tersebut memiliki banyak pilihan untuk mendirikan industri pengolahan susu di beberapa daerah, seperti di Sulawesi Tengah, Kalimantan, dan Merauke. 

Diharapkan investasi tersebut dapat mempercepat perkembangan sektor pangan, terutama industri pengolahan susu sapi.

Amran mengungkapkan, pada pekan depan ia akan bertemu dengan Duta Besar dari Vietnam yang ingin meninjau  lahan di Poso. Menurutnya, investor dari Vietnam ini terlihat serius untuk mengembangkan industri sapi perah di lahan seluas 10.000 hektar di Poso, Sulawesi Tengah.

"Besok Dubesnya datang lagi, Dubes dari Vietnam. Karena beliau justru mengejar kita," katanya.

Investor asal Vietnam itu juga ingin membangun fasilitas pengolahan susu yang diproyeksikan akan menghasilkan produksi susu hingga 1,8 juta ton per tahun.

Amran mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, guna memastikan investasi di industri pengolahan susu sapi ini bisa segera direalisasikan di Indonesia.

"Jangan kita persulit investor supaya mereka nyaman investasi di Indonesia. Kata kuncinya adalah beri kenyamanan investor, khususnya sektor pertanian, kami yang kawal masuk," kata Amran.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya