Berita

Presiden Prabowo Subianto/Net

Politik

Usai Retreat, Kabinet Merah Putih Harus Kerja Wujudkan Visi Misi Presiden Prabowo

SELASA, 29 OKTOBER 2024 | 09:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Setelah Presiden Prabowo Subianto menggembleng para menteri Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang, Jawa Tengah, diharapkan membuahkan hasil pada kinerja kabinet.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin berpandangan bahwa spirit kebersamaan dan sinergitas yang ditekankan Prabowo kepada para menteri harus ditunjukkan melalui kerja-kerja nyata kementerian. 

"Prabowo punya niat tulus menggembleng para menterinya untuk bersatu bergotong-royong sama-sama sinergi membangun bangsa dalam 5 tahun ke depan," kata Ujang kepada RMOL, Selasa 29 Oktober 2024. 


Sebab, kata Ujang, di masa lalu banyak menteri yang tidak kenal satu dengan yang lainnya bahkan rakyat Indonesia pada umumnya. 

"Ego sektoral, banyak menteri yang masing-masing kerjanya, ke depan harusnya tidak lagi begitu," kata Dosen Ilmu Politik Universitas Al-Azhar Indonesia ini. 

Atas dasar itu, Ujang menegaskan bahwa para menteri di kabinet ke depan harus mengejawantahkan visi misi Presiden Prabowo. 

"Antar kementerian harus bersinergi untuk bisa mengimplementasikan visi misi dan program Prabowo," pungkasnya.

Para menteri, Wakil Menteri, Kepala Badan, Utusan Khusus hingga Staf Khusus Presiden telah menjalani kegiatan pembekalan di komplek Akademi Militer (Akmil), Magelang, Provinsi Jawa Tengah, pada 25-27 Oktober 2024.

Dalam kegiatan Retreat Kabinet Merah Putih di Magelang itu, para pembantu presiden mendapatkan gemblengan berupa materi tentang bernegara dan pemerintahan, termasuk materi penting soal pencegahan korupsi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya