Berita

Bank Panin/Foto: MNC Media

Bisnis

Anjlok 18,9 Persen, Laba Bank Panin Tercatat Rp2,30 Triliun

SENIN, 28 OKTOBER 2024 | 11:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bank Pan Indonesia Tbk atau PaninBank (PNBN) mengumumkan laporan keuangan untuk Kuartal III - 2024.

Laba bersih tercatat sebesar Rp2,30 triliun atau terkoreksi 18,98 persen dari periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp2,83 triliun. 

Manajemen Perseroan mengatakan, kenaikan suku bunga yang terjadi selama tahun 2024 telah menyebabkan turunnya Margin Bunga Bersih (NIM) menjadi 4,44 persen dibanding periode yang sama tahun 2023 sebesar 5,06 persen, yang menekan kemampuan Bank membukukan laba. 


"Hingga Kuartal III tahun 2024 Bank Panin membukukan biaya penyisihan penghapusan kredit sebesar Rp902,99 milyar," terang manajemen dalam keterbukaan informasi yang dikutip Senin 28 Oktober 2024. 

Pertumbuhan kredit didukung segmen Ritel khususnya KPR yang naik 6,47 persen serta segmen Komersial yang naik 3,84 persen. 

Dengan pertumbuhan tersebut porsi kredit Ritel dan Komersial kini mencapai 56,43 persen dari total kredit, dan sisanya segmen Korporasi. 

“Posisi likuiditas Bank terjaga dengan baik dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga sebesar 5,41 persen dan telah mencapai Rp153,08 triliun dengan CASA mencapai 42,99 persen,” jelas manajemen.

Bank Panin berhasil menyelesaikan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV Bank Panin Tahap II Tahun 2024 pada awal Oktober 2024, dengan jumlah Pokok Obligasi yang diterbitkan sebesar Rp3,91 triliun. 

Seluruh dana hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan tersebut, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi, akan dipergunakan untuk modal kerja dalam rangka pengembangan usaha terutama dalam pemberian kredit.

Hingga Kuartal III tahun 2024 Bank Panin membukukan biaya penyisihan penghapusan kredit sebesar Rp902,99 miliar. Dari sisi permodalan terus ditingkatkan dan telah mencapai Rp52,2 triliun dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 34,08 persen.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya