Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Prabowo Diminta Hidupkan Kembali 3 Lembaga Ini

SENIN, 28 OKTOBER 2024 | 01:51 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Pembina Masyarakat Ilmuwan dan Teknologi Indonesia (MITI), Mulyanto neminta Presiden Prabowo Subianto mengembalikan pengelolaan bidang riset dan teknologi seperti zaman Pemerintahan Presiden BJ. Habibie. Bidang Ristek harus diberi perhatian yang cukup agar dapat berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. 

Anggota Komisi Energi dan Ristek DPR Periode 2019-2024 itu menilai selama 10 tahun terakhir pengelolaan bidang ristek carut-marut. Penggabungan semua lembaga riset ke dalam satu badan menimbulkan banyak masalah yang sampai hari ini belum dapat diselesaikan. Ujung-ujungnya aktivitas riset menurun dan manfaat bagi masyarakat kurang dirasakan. 

“Yang sangat penting, sesuai dengan amanat UU Ketenaganukliran dan UU Keantariksaan, Pemerintah harus memisahkan kembali Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) yang sebelumnya dilebur ke dalam BRIN,” kata Mulyanto, Minggu, 27 Oktober 2024.


Sejak dilebur ke dalam BRIN, selain menyalahi undang-undang, kedua lembaga ini relatif mati suri dan merosot kinerjanya.

“Termasuk juga Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sejak dilebur ke dalam BRIN praktis tidak ada kinerja yang mencolok. Berbagai program strategis nasional yang sebelumnya sukses dipreteli satu-per satu," terang Mulyanto. 

Mulyanto prihatin melihat program pengembangan perekayasaan dan pengkajian teknologi, termasuk layanan teknologi mandeg. Riset diarahkan terutama untuk memproduksi paper ilmiah di jurnal internasional.

"Saatnya Presiden melakukan desentralisasi kelembagaan ristek agar lembaga-lembaga ini kembali menjadi lincah dan berkinerja tinggi, ketimbang mempertahankan lembaga superbody yang sentralistik,” tagas dia.

Untuk mendorong kinerja industri dan hilirisasi sumber daya alam yang bernilai tambah tinggi dibutuhkan dukungan kelembagaan Ristek yang kokoh.

Jadi sebaiknya Presiden Prabowo segera menata ulang kelembagaan riset dan teknologi nasional pada Pemerintahannya. Syukur-syukur saintek kita bisa kembali jaya seperti pada masa Pak Habibie dulu," harap Mulyanto.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya