Berita

Korban penyiraman air keras di Cengkareng, M Agus Salim/Ist

Nusantara

Petisi Cabut Donasi Agus Salim Diteken Lebih dari 125 Ribu Orang

KAMIS, 24 OKTOBER 2024 | 00:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sebuah petisi online di website change.org yang mendesak untuk mencabut donasi yang ditujukan kepada korban penyiraman air keras di Cengkareng, M Agus Salim (32), terus menggelinding.

Petisi itu dibuat oleh warganet bernama Rizky Pras pada Sabtu, 19 Oktober 2024, terpantau hingga Rabu malam, 23 Oktober 2024, telah ditandatangani 125.973 orang.

Warganet yang meneken petisi tersebut umumnya mengaku kecewa dengan sikap Agus Salim dan keluarganya yang diduga menyalahgunakan donasi yang diberikan bukan untuk pengobatan matanya. 


Bahkan Agus malah melaporkan Youtuber Pratiwi Noviyanthi yang sudah membantunya mengumpulkan donasi hingga Rp1,5 miliar ke Polda Metro Jaya dengan didampingi pengacara Farhat Abbas.

"Tujuan donasi telah di salahgunakan.. sudah tidak sesuai maka lebih baik di kembalikan dari pada makin di salahgunakan," tulis Andi Pratama.

"kami tidak rela uang untuk pengobatan malah dibuat pelunasan rumah wawa si AGUS," sambung Ludfi Amin.

"dana donatur tdk pantas di berikan kpd org yg tdk berahlak," tulis Ferno Indania.

"Kita berdonasi bukan karna kita gk pnya hutang dan kebutuhan tpi krna kita mau agus smbuh , tpi klo uang bukan untuk pengobatan mohon di kembalikan," sambung Nima Khoiriyah.




Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya