Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia/RMOL

Politik

Bahlil Bocorkan Penyebab Golkar Dapat 8 Kursi Menteri Plus 3 Wamen

SELASA, 22 OKTOBER 2024 | 06:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Banyaknya kursi yang diperoleh Partai Golkar di Kabinet Merah Putih merupakan hasil tukar guling posisi Ketua MPR RI.

Demikian bocoran yang disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia dalam acara Tasyakuran HUT Golkar ke-60 di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, pSenin malam 21 Oktober 2024. 

Di Kabinet Merah Putih Golkar mendapat jatah 8 menteri dan 3 wakil menteri. 


"Besok insya Allah ada lagi yang dilantik jabatan setingkat menteri. Jadi kalau kita hitung itu 8, plus 1, plus 3. Plus 102 DPR RI. Oh iya DEN (Dewan Ekonomi Nasional)," kata Bahlil.

Bahlil mengatakan, awalnya Golkar hanya mendapatkan lima kursi menteri. 

Namun, setelah berkomunikasi intens dengan senior Golkar Aburizal Bakrie (Ical), kursi Ketua MPR RI yang sedianya menjadi hak Golkar diberikan kepada Partai Gerindra sebagai bagian dari konsensus politik.

"Nah, bapak ibu semua, ada cerita, ini bang Ical ini waktu proses penyusunan kabinet, bang Ical saya berkomunikasi terus dengan bang Ical, sering saya menelepon, jatah kita waktu itu kan 5, ya bang ya? Jatah kita waktu itu 5. Saya karena sudah terjadi buka saja. Jatah kita 5," kata Bahlil.

Sebagai ganti kursi Ketua MPR RI, Golkar meminta tambahan kursi menteri. Hasil lobi-lobi ini membuat Golkar akhirnya mendapatkan tujuh kursi menteri. 

"Itulah kemudian cerita kenapa Golkar dapat 6, tambah 1 jadi 7 awalnya, MPR kita kasih tapi kita ambil satu lagi jadi 7," kata Bahlil.

Lebih jauh, Bahlil memastikan bahwa hasil lobi-lobi itu pasti berhasil. 

Bahkan, ketika mantan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto kembali masuk kabinet, Bahlil menegaskan karena kualitas yang dianggap diperlukan oleh negara.

"Alhamdulillah Pak Menko, Pak Airlangga juga dengan kualitas yang sangat luar biasa dan dibutuhkan oleh negara, ya 3-4 hari kemudian bang Ical menelepon saya malam, pagi, siang pastikan Lil. Saya bilang, Bang, enggak perlu dipastikan, barang ini insya Allah jadi karena beliau punya kualitas yang baik kok," demikian Bahlil.



Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya